Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mudik 2026

Dishub Siapkan Jurus Jitu Atasi Kemacetan Jelang Mudik

Sejumlah titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diperkirakan berpotensi mengalami kemacetan

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
JALUR MUDIK PADAT- Kepadatan lalu lintas di Jl Dr Sam Ratulangi, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan beberapa hari lalu. Dishub mulai persiapkan solusi atasi kemacetan jelang mudik 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA– Sejumlah titik di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, diperkirakan berpotensi mengalami kemacetan menjelang arus mudik Idulfitri 2026.

Beberapa lokasi yang rawan terjadi kepadatan kendaraan antara lain di Jalan Dr Sam Ratulangi Bulukumba, Pertigaan Lajae yang menghubungkan Jalan Kusumah Bangsa Caile ke Jalan Pahlawan, serta di depan Pasar Tanete, Kecamatan Bulukumpa, pada poros Bulukumba–Sinjai.

Selain itu, potensi kemacetan juga diperkirakan terjadi di Pertigaan Teko pada Jalan Poros Bulukumba–Bantaeng serta di Jalan Kusumah Bangsa, tepatnya di depan Toko Sejahtera.

Menanggapi potensi kemacetan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Bulukumba telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Bulukumba, Muh Idham Khalik, mengatakan pihaknya menyiapkan personel untuk mengatur lalu lintas di sejumlah titik rawan.

“Kami sudah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kemacetan,” kata Idham Khalik, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: AirAsia Tambah 4 Rute Baru Jelang Arus Mudik, Makassar ke Surabaya hanya Rp700 Ribu

Ia menjelaskan, sekitar 30 personel Dishub disiagakan setiap hari untuk membantu pengaturan lalu lintas. Dishub juga bekerja sama dengan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba.

Selain itu, Dishub juga menyiapkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan kendaraan di beberapa titik.

Menurut Idham, volume kendaraan di Bulukumba terus meningkat setiap tahun. Hal itu juga dipengaruhi banyaknya kendaraan dari daerah lain di Sulawesi Selatan yang melintas di wilayah tersebut.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan di jalur Bulukumba–Sinjai berharap petugas dapat menyiapkan langkah penanganan kemacetan secara maksimal.

“Kami berharap Dishub dan Satlantas menyiapkan solusi untuk titik-titik macet, seperti di depan Pasar Tanete dan Pertigaan Lajae di poros Bulukumba–Sinjai,” kata Tia, sopir angkutan umum rute Sinjai–Makassar.

Saat ini, kepadatan lalu lintas di Bulukumba kerap terjadi pada pagi dan sore hari, terutama di kawasan Pasar Tanete dan Pertigaan Lajae, khususnya sekitar pukul 17.00 Wita. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved