Mudik 2026
Kasat Lantas Polres Bulukumba Ingatkan Pemudik, Jalur Mulus Bukan Berarti Bebas Bahaya
Meski jalur mudik di Bulukumba, Bantaeng, dan Sinjai mulus, tetap rawan kecelakaan lalu lintas.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Jalur nasional menghubungkan Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai tampak mulus tanpa hambatan berarti.
- Namun, sejumlah titik rawan kecelakaan masih mengancam pemudik, seperti tikungan tajam, pohon di pinggir jalan, minim penerangan, dan rambu rusak.
- Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Muh Nawir, mengingatkan pengendara agar tidak melampaui batas kecepatan dan beristirahat jika mengantuk.
TRIBUNBULUKUMBA.COM - Jalur nasional yang menjadi jalur mudik di tiga kabupaten tampak mulus.
Akses mudik dari Bantaeng, Bulukumba hingga Sinjai, Sulawesi Selatan hampir tak ada kendala.
Hanya saja, jalur tersebut tetap rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah tikungan tajam dan beberapa pohon masih berdiri di pinggir jalan menjadi potensi bahaya.
Pohon kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di Bulukumba, terutama saat tumbang atau ranting patah ketika hujan lebat dan angin kencang.
Bulukumba, Bantaeng, dan Sinjai saat ini memasuki cuaca ekstrem.
“Kerawananannya pengendara kerap melampaui batas kecepatan di daerah jalan menikung dan mengantuk,” kata Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Muh Nawir.
Lokasi rawan kecelakaan di Bulukumba antara lain Mariorennu, Jalanjang, dan poros Bulukumba-Tanete.
Di Bantaeng terdapat titik Pajjukukang, sedangkan di Sinjai berada di penurunan Batuboddong, Jatie Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, serta poros Sinjai Selatan-Timur-Utara.
Nawir mengingatkan pemudik agar beristirahat di rest area atau tempat aman jika mengantuk.
Pengendara mobil travel Makassar-Sinjai, Assing, menuturkan banyak titik jalan tidak dilengkapi rambu.
“Ada beberapa titik jalan sudah rusak rambunya dan batas median jalan pudar. Malam hari sangat rawan karena minim penerangan,” katanya.
Ia berharap dinas terkait segera melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan. (*)
| Setengah Juta Penumpang Melintas di Bandara Sultan Hasanuddin Selama Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 |
|
|---|
| ASDP Bone Catat 4.567 Penumpang di Lintasan Bajoe–Kolaka Selama Arus Mudik, Naik 14 Persen |
|
|---|
| Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bajoe Diprediksi 28 Maret |
|
|---|
| 242.602 Pemudik Padati Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Paling Banyak Rute Jakarta - Surabaya |
|
|---|
| 10 Ribu Pemudik Lintasi Pelabuhan Bira - Pamatata Selayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-17-feb-rambu-jalan.jpg)