Sepekan Macet, Dishub Turunkan Petugas Atur Arus Lalu Lintas di Lajae
Titik macet terjadi di persimpangan tiga ruas jalan, yaitu Jalan Dr Samratulangi, Jalan Kusumah Bangsa, dan Jalan Pahlawan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Sepekan terakhir, lalu lintas di Lajae, Jalan Poros Bulukumba-Sinjai, mengalami kemacetan setiap sore.
Titik macet terjadi di persimpangan tiga ruas jalan, yaitu Jalan Dr Samratulangi, Jalan Kusumah Bangsa, dan Jalan Pahlawan.
Semua kendaraan dari dan menuju Bulukumba-Sinjai bermuara di Lajae.
Waktu kemacetan biasanya terjadi pukul 16.30 hingga 18.00 Wita.
“Kita telah mempersiapkan pengamanan untuk mengurai kemacetan ini,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Bulukumba, Idham Khalik, Jumat (13/2/2026).
Saat ini, Dinas Perhubungan menurunkan 11 petugas atau satu regu untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi.
Kemacetan di Lajae diprediksi akan bertambah lama jika tidak segera ditangani dengan baik.
Titik ini menjadi akses utama bagi masyarakat dari sejumlah kecamatan di bagian utara, barat, dan sebagian timur Bulukumba.
Selain itu, warga Bulukumba yang tinggal di perumahan di bagian utara kota maupun masyarakat yang menuju Makassar, Sinjai, dan Bone juga melewati jalan ini.
Lajae merupakan satu-satunya akses utama yang melintasi Sungai Lajae melalui jembatan dari arah Kecamatan Gantarang ke Kecamatan Ujung Bulu.
Pengendara yang ingin menghindari macet harus melewati dua desa, yakni Desa Paenre Lompoe dan Desa Polewali, sebelum kembali ke Jalan Poros Bulukumba-Sinjai.
Selain di Lajae, Dishub juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di beberapa titik rawan macet lain, seperti depan Pasar Tradisional Tanete, Jembatan Teko, dan Masjid Islamic Center Dato Tiro.
“Petugas Dishub perlu melakukan antisipasi sejak dini sebelum musim mudik,” harap warga Polewali, Muh Ilyas.
Di dalam kota, sejumlah lampu lalu lintas juga dilaporkan tidak berfungsi dengan baik, yang turut menambah kepadatan lalu lintas.
| Jejak Roket China Terlihat di Langit Bulukumba hingga Selayar |
|
|---|
| Kabag, Kasat hingga Kapolsek di Polres Bulukumba Dimutasi, Berikut Nama-namanya |
|
|---|
| Lahan Usulan Bulukumba Tak Sesuai, Pusat Tunjuk 7 Lokasi Baru Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Muscab PKB Zona 5 Memanas, Incumbent Ditantang, Deng Ical: Bukan Sekadar Pengalaman |
|
|---|
| Dinamika Muscab PKB Zona 5 Sulsel: Dari Incumbent hingga 15 Penantang Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kemacetan-arus-lalu-lintas-di-Jl-Dr-Sam-Ratulangi-Bulukumba.jpg)