Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sepanjang 2025, Rumah dan Kios Jadi Objek Terbanyak Terbakar di Bulukumba

Kebakaran di Bulukumba masih tinggi, 107 kasus terjadi sepanjang 2025 dengan mayoritas akibat korsleting listrik.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Istimewa/warga
KEBAKARAN BULUKUMBA - Warga mengamati kebakaran di Desa Possitanah, Kecamatan Kajang, beberapa waktu lalu. Sepanjang tahun 2025 terdapat 107 peristiwa kebakaran di Bulukumba. (Dok. warga)   

 

Ringkasan Berita:
  • Sepanjang 2025, Kabupaten Bulukumba mencatat 107 peristiwa kebakaran. Sekitar 80 persen disebabkan korsleting listrik, sisanya akibat kebocoran tabung elpiji, puntung rokok, dan faktor lain. 
  • Objek terbanyak yang terbakar adalah rumah, kios, dan lahan. 
  • Satu warga mengalami luka bakar, tanpa korban jiwa. Kerugian ditaksir miliaran rupiah. 
  • Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau warga lebih waspada dan menempatkan armada di sejumlah kecamatan.

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU  - Kebakaran di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, masih cukup tinggi sepanjang tahun 2025.

Tercatat sebanyak 107 peristiwa kebakaran terjadi selama periode tersebut.

“Total kebakaran di Bulukumba ada 107 objek,” kata Kasi Sapras Dinas Pemadam Kebakaran Bulukumba, Andi Baso Sullewatang, dijumpai di Jl Dr Sam Ratulangi Bulukumba, Senin (5/1/2026) sembari
memperlihatkan objek terbakar dalam catatannya.

Baso memperlihatkan catatan objek yang terbakar. Dalam catatan itu, penyebab utama kebakaran adalah korsleting listrik.

Sekitar 80 persen kebakaran disebabkan arus pendek listrik.

Sisanya karena kebocoran tabung elpiji, pembakaran sampah, kabel listrik mobil, tungku, dan puntung rokok.

Objek Terbakar

Objek paling banyak terbakar adalah rumah, kios, mobil, warung, lahan, dan pabrik penggilingan padi.

Dari total kebakaran, seorang warga mengalami luka bakar.

Namun tidak ada korban meninggal dunia.

Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bulukumba, Andi Hasbullah, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.

“Utamanya masyarakat yang akan meninggalkan rumah agar memastikan tidak ada potensi api sebelum rumah ditinggalkan,” katanya.

Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran Bulukumba telah menempatkan kendaraan pemadam dan petugas di beberapa titik kecamatan.

Antara lain:

Kelurahan Tanaejaya, Kecamatan Kajang

Tanete, Kecamatan Bulukumpa

Kecamatan Bontobahari. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved