Cuaca Buruk
Dikira Razia, Patmor Polres Bulukumba Datangi Nelayan Minta Waspada Cuaca Ekstrem
Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ikut diprediksi oleh BMKG sebagai daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem menjelang pergantian tahun.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Ringkasan Berita:
- Kegiatan patroli Tim Patmor Polres Bulukumba sebagai bentuk langkah preventif kepolisian dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan laut serta menjaga keselamatan masyarakat pesisir.
- Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ikut diprediksi oleh BMKG sebagai daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem menjelang pergantian tahun baru.
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Tim Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta Polres Bulukumba tiba-tiba mendatangi sejumlah nelayan di Dermaga Bentenge, Senin (29/12/2025).
Kedatangan polisi berseragam lengkap dengan rombongan menggunakan motor trail ini membuat nelayan kebingungan.
Para nelayan yang sedang memperbaiki alat tangkap ikan dan beberapa diantaranya sedang bersantai sempat tegang.
Tapi ketegangan mulai cair, setelah Tim Patmor mengutarakan maksud kedatangan mereka.
Rupanya Tim Patmor Polres Bulukumba sedang sosialisasi terkait cuaca ekstrem.
Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ikut diprediksi oleh BMKG sebagai daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem menjelang pergantian tahun baru.
Sebagai antisipasi pihak Tim Patroli Motor (Patmor) Sat Samapta Polres Bulukumba mendatangi sejumlah nelayan.
Di tengah angin kencang di bibir pantai Bentenge, Tim Patmor yang dipimpin Danru 1, Aipda Ismail Atbar bersama lima anggota Polres berdialog langsung sejumlah nelayan.
Mereka berdialog langsung dengan nelayan.
Polisi menanyakan keadaan mereka di tengah cuaca yang tidak menentu.
Termasuk polisi mengamati satu persatu alat keselamatan pelayaran nelayan.
Di tengah pesimis atas keadaan cuaca ekstrem, nelayan diminta untuk tidak memaksakan diri melaut saat ini.
"Jadi kita minta saudara-saudara kita nelayan untuk tidak memaksakan dulu melaut di tengah kondisi cuaca ekstrem seperti ini apalagi ada informasi BMKG terhadap cuaca ektrem," kata Kasat Samapta Polres Bulukumba AKP Baharuddin sambil mengamati puluhan perahu yang ditambatkan di Dermaga Bentenge.
Baca juga: Cuaca Buruk Perairan 4 Daerah di Sulsel, BPBD: Waspada Angin Kencang
Kegiatan patroli Tim Patmor Polres Bulukumba sebagai bentuk langkah preventif kepolisian dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan laut serta menjaga keselamatan masyarakat pesisir.
" Melalui patroli dan imbauan ini, kami mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan melaut apabila cuaca tidak bersahabat," katanya, AKP Baharuddin.
Ia menambahkan, Polres Bulukumba akan terus meningkatkan patroli di wilayah pesisir dan tempat-tempat aktivitas masyarakat.
Tujuannya, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem.
Kegiatan patroli berlangsung dengan aman dan lancar, serta mendapat respons positif dari para nelayan yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran Polri di lapangan.
Terpisah, Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Bulukumba, Abd Haris mengajak para nelayan di Bulukumba untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Para nelayan agar selalu memantau perkembangan cuaca baik dari BMKG maupun melakukan pengamatan di pantai atau di laut," harap Abd Haris.
Baca juga: Cuaca Buruk, Ratusan Kapal Nelayan Bulukumba Sulsel Diparkir
Seorang nelayan di Ujung Bulu, bernama Rustam mengungkap bahwa saat ini kondisi cuaca sulit diprediksi.
"Biasa di pantai tenang kelihatan tapi di tengah laut angin cukup kencang, ini bahaya bagi kami nelayan," katanya Rustam.
Ia mengatakan jika cuaca terus memburuk maka sebagian nelayan memilih memperbaiki perahu mereka.
Ada juga yang memilih mencari pekerjaan lain agar ada yang menutupi biaya hidupnya. (*)
| Sinjai Diterjang Angin Kencang, 1 Rumah Tertimpa Pohon |
|
|---|
| Makassar Siaga Pohon Tumbang |
|
|---|
| Nelayan Bulukumba Tak Melaut Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Melonjak! |
|
|---|
| 14 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Sinjai, 52 Warga Mengungsi |
|
|---|
| Sungai Jeneberang Meluap, Jembatan Congkina di Kecamatan Tinggimoncong Gowa Tak Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251229-Patmor-Polres-Bulukumba.jpg)