Andi Muhammad Yasir Meninggal
Perjalanan Karir Andi Muhammad Yasir Asisten I Pemkot Makassar, Dikenal Multitugas dan Berpengalaman
Andi Yasir adalah birokrat senior dengan rekam jejak panjang di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Andi Muhammad Yasir merupakan birokrat senior Pemerintah Kota Makassar yang mengabdi sejak 14 Juni 2000.
- Ia memulai karier di Bappeda sebelum menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari camat di beberapa kecamatan hingga kepala dinas di sektor sosial, perdagangan, dan pemadam kebakaran.
- Sejak 2021, Yasir menjabat Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
- Ia juga beberapa kali dipercaya menjadi pelaksana tugas di sejumlah instansi penting, termasuk Satpol PP.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Inilah perjalanan karir Andi Muhammad Yasir, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Makassar.
Andi Yasir wafat, Sabtu (28/2/2026) di Stroke Center Rumah Sakit Khusus Daerah (RSUD) Dadi, Makassar, Sulawesi Selatan.
Andi Yasir adalah birokrat senior dengan rekam jejak panjang di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Dari masa ke masa, silih ganti Pimpinan daerah , Andi Yasir selalu mendapat kepercayaan.
Pergantian kepemimpinan tak menggeser posisinya dari lingkar inti birokrasi.
Justru sebaliknya, ia kerap menjadi figur yang diandalkan menjaga stabilitas organisasi, mengisi jabatan strategis, hingga memimpin instansi dalam situasi transisi.
Baca juga: Jejak Karier Andi Muhammad Yasir di Pemkot Makassar, Wafat Usai Tunaikan Tugas di Medan
Yasir memulai pengabdiannya di Pemkot Makassar pada 14 Juni 2000 sebagai Kepala Sub Seksi Pembina Peran Serta Masyarakat di Bappeda.
Di posisi awal itu, ia telah bersentuhan langsung dengan perencanaan pembangunan dan partisipasi publik.
Setahun berselang, kariernya menanjak menjadi Kepala Sub Bidang Pengawasan dan Pengendalian Perizinan di pada 2001.
Pengalaman di sektor pengawasan lingkungan dan perizinan memperkaya perspektifnya dalam tata kelola pemerintahan yang tertib dan berorientasi regulasi.
Memasuki 2004, Yasir dipercaya memimpin wilayah sebagai Camat Biringkanaya.
Kepemimpinannya di tingkat kecamatan mempertemukannya langsung dengan dinamika sosial masyarakat.
Pada 2009, ia kembali dipercaya menjabat Camat Mamajang, terakhir sebagai Camat Rappocini.
Karier Yasir terus bergerak ke level strategis.
Pada 2014, ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Makassar.
Di jabatan ini, ia berhadapan langsung dengan isu-isu kesejahteraan masyarakat, penanganan kelompok rentan, hingga respon terhadap persoalan sosial perkotaan.
Tahun berikutnya, 2015, ia dipercaya menjadi Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat.
Lalu pada 2016, ia kembali diberi amanah sebagai Kepala Dinas Perdagangan, sebuah posisi yang menuntut kepekaan terhadap stabilitas harga, distribusi barang, serta dinamika pelaku usaha di kota metropolitan seperti Makassar.
Pada 2018, Yasir beralih memimpin Dinas Pemadam Kebakaran.
Jabatan ini menempatkannya di garda terdepan dalam penanganan kondisi darurat dan kebencanaan perkotaan.
Setahun kemudian, 2019, ia kembali dipercaya memimpin Dinas Perdagangan.
Memasuki 2021, Yasir dilantik sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra.
Posisi ini menjadi salah satu jabatan kunci di lingkup Sekretariat Daerah, yang mengoordinasikan urusan pemerintahan umum, administrasi kewilayahan, hingga kesejahteraan rakyat.
Tak hanya itu, pada April 2022 ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Makassar, menggantikan M Iqbal Asnan yang tersandung kasus hukum.
Kepercayaan tersebut kembali menunjukkan reputasinya sebagai figur penyeimbang dalam situasi krusial.
Sepanjang 2023, Yasir juga mengemban tugas tambahan sebagai Plt Kepala Dinas Perpustakaan serta kembali sebagai Plt Kepala Satpol PP.
Peran multitugas ini memperlihatkan fleksibilitas serta kemampuannya beradaptasi di berbagai sektor.
Pada Januari 2024, ia dipercaya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, menggantikan M Ansar yang memasuki masa purna bakti.
Amanah tersebut menempatkannya di posisi sentral dalam koordinasi birokrasi kota.
Terbaru, pada Maret 2025, Yasir kembali diberi tanggung jawab tambahan sebagai Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.
Ia memimpin Dispora dalam waktu beberapa bulan di awal kepemimpinan Munafri Arifuddin.
Jabatan ini menambah panjang daftar sektor yang pernah ia pimpin.
Mulai dari sosial, perdagangan, kebencanaan, penegakan perda, kepemudaan dan olahraga, hingga pemerintahan dan kesejahteraan rakyat.
Rentang karier lebih dari dua dekade itu menggambarkan sosok birokrat yang matang secara pengalaman, terbiasa menghadapi dinamika kebijakan, serta dipercaya menangani berbagai sektor strategis.
Maninggal Karene Stroke
Andi Yasir mengembuskan napas terakhirnya di Stroke Center Rumah Sakit Khusus (RSKD) Dadi, Jl Panto Dg Pasewang, Sabtu (28/2/2026).
Informasi wafatnya pejabat senior tersebut cepat menyebar di lingkungan Pemkot Makassar.
Duka mendalam dirasakan rekan sejawatnya di Pemkot Makassar.
"Innalillahi wainnailaihi rajiun, Asisten 1 Pemkot Makassar telah meninggal dunia sesudah shalat subuh pagi ini, semoga almarhum khusnul khatimah, dan keluarga diberi ketabahan dan kesabaran," begitu pesan WhatsApp yang beredar di grup SKPD Pemkot Makassar.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Akhmad Namsum menyampaikan, Andi Yasir dirawat di rumah sakit sejak Kamis (26/2/2026).
Almarhum dikabarkan mengalami stroke dan tak sadarkan diri.
"Rabu malam tiba dari medan hadiri acara Apeksi, Kamis masuk rumah sakit," ungkap Akhmad Namsum.
Almarhum dikenal sebagai sosok birokrat yang berdedikasi dalam mengawal urusan pemerintahan.
Akhmad Namsum menilai almarhum sebagai salah satu pejabat pamong yang patut dicontoh dalam mengemban amanah.
Sosoknya dikenal tenang dalam bersikap, namun tegas dalam mengambil keputusan serta menjalankan tanggung jawab.
"Beliau pamong senior punya integritas dedikasi, dan menurut saya salah satu pejabat pamong perlu dicontoh dalam menjalankan amanah," ujarnya.
Selama menjabat sebagai Asisten I, ia banyak terlibat dalam koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD)
Khususnya terkait tata kelola pemerintahan, ketenteraman dan ketertiban, serta urusan sosial kemasyarakatan.
Sejumlah pejabat dan pegawai di lingkup Pemkot Makassar menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian almarhum.
Mereka mengenang Andi Yasir sebagai pribadi yang tenang, komunikatif, dan terbuka dalam membangun koordinasi. (*)
| Jejak 37 Tahun Pengabdian Andi Muhammad Yasir di Pemkot Makassar, Dampingi 15 Wali Kota |
|
|---|
| Danny Pomanto: Andi Muhammad Yasir The Real ASN Loyal dan Profesional |
|
|---|
| Andi Muhammad Yasir Dimakamkan Sore Ini di Panaikang, Disalatkan di Masjid Raya Makassar |
|
|---|
| Jejak Karier Andi Muhammad Yasir di Pemkot Makassar, Wafat Usai Tunaikan Tugas di Medan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Pemkot Makassar Berduka, Asisten I Andi Muhammad Yasir Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Andi-Muhammad-Yasir-2-2822026.jpg)