Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Pangkep

Update Banjir Pangkep–Barru: Air Belum Surut, Kilometer 78–86 Macet Total

Air masih menggenangi ruas Jalan Poros Makassar–Parepare sejak Sabtu (21/2/2026) malam.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
POHON TUMBANG - Pohon tumbang di perbatasan Kabupaten Pangkep dan Tabete Rilau, Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (21/2/2026). Pohon tumbang akibat hujan deras mengguyur sejak Jumat (20/2/2026) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP – Banjir di wilayah perbatasan Kabupaten Pangkep dan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, hingga Minggu (22/2/2026) dini hari belum juga surut.

Air masih menggenangi ruas Jalan Poros Makassar–Parepare sejak Sabtu (21/2/2026) malam.

Menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total di sejumlah titik.

Wilayah terdampak terparah berada di Kecamatan Mandalle (Pangkep) dan Kecamatan Tanete Rilau (Barru).

Titik Genangan Terparah

Di Kecamatan Mandalle, genangan terpantau paling tinggi di:

-Depan SMP Mandalle

-Kawasan Kampus Politeknik Pangkep

-Ruas jalan poros Kilometer 78 hingga Kilometer 86

Selain genangan air, dua pohon peneduh tumbang dan sempat memalang jalan, memperparah kemacetan yang memuncak sejak selepas Salat Isya.

Kemacetan bahkan mengular hingga kawasan Tugu Perbatasan Pesisir Tanjung Butung.

Sekretaris Camat Mandalle, Andi Rifai S, membenarkan kondisi tersebut.

“Sejak sebelum buka puasa, air sudah naik ke jalan,” ujarnya.

Hingga dini hari, hujan ringan masih turun dan debit air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

11 Desa Terdampak

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved