Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cekcok Berujung Duel di Kahu Bone, Ansar dan Junardi Sama-sama Dirawat

Akibat perkelahian itu, kedua pria tersebut harus dirawat karena mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PENGANIAYAAN Di BONE - Potret Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra diabadikan beberapa waktu lalu. Perkelahian di Kahu Bone berujung darah, Polisi masih buru fakta di balik kejadian. 

Kedua korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Kahu.

Warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku sempat mendengar keributan sebelum mengetahui adanya warga yang terluka.

"Kami dengar ada ribut-ribut sore itu. Tidak lama kemudian banyak warga berdatangan dan ada yang dibawa ke puskesmas karena mengalami luka," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026).

Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

"Saat ini kasus masih dalam penyelidikan. Kedua pihak mengalami luka sehingga kami masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak," katanya.

Menurut Rayendra, situasi sempat menjadi perhatian aparat ketika sejumlah warga dari kedua pihak berkumpul di depan Puskesmas Kahu saat proses rujukan korban akan dilakukan.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Kahu mendapat bantuan pengamanan dari personel Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Bone serta anggota Polsek Patimpeng, Polsek Kajuara, dan Polsek Bontocani.

Setelah dilakukan koordinasi dengan keluarga dan tokoh masyarakat setempat, Muh Ansar akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone sekitar pukul 00.20 Wita dengan pengawalan aparat kepolisian.

Korban tiba di RSUD Tenriawaru sekitar pukul 02.05 Wita untuk menjalani perawatan medis lanjutan.

Rayendra menambahkan, personel kepolisian masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian maupun rumah kedua pihak guna mencegah terjadinya konflik lanjutan.

"Hingga saat ini situasi di Kelurahan Palattae tetap aman dan kondusif. Namun anggota masih melakukan pemantauan sambil menunggu proses penyelidikan selesai," ujarnya.

Polisi juga mengimbau keluarga kedua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

Hingga Minggu (31/5/2026), penyelidikan terkait penyebab dan kronologi pasti perkelahian tersebut masih terus berlangsung. (*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved