Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar Tim Ahli Bupati Bone Bocor, Nama Politisi dan Eks Legislator Jadi Sorotan

Surat ditandatangani Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Andi Tenriawaru atas nama Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
TENAGA AHLI- Screenshot surat pengangkatan tenaga ahli oleh Wakil Bupati Bone beredar di grup WhatsApp.. Beberapa nama pengurus partai disorot.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — Surat penetapan Tim Ahli Khusus Bupati Bone yang diterbitkan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bone beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan menjadi sorotan publik, Selasa (5/5/2026).

Surat bernomor 005/258/IV/Bappeda tertanggal 23 April 2026 itu memuat undangan rapat koordinasi dan penetapan tim ahli yang digelar pada Senin, 27 April 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Sekretariat Daerah Bone.

Surat ditandatangani Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Andi Tenriawaru atas nama Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.

Dalam lampiran surat, tercantum sejumlah pejabat daerah serta nama-nama individu yang diundang secara personal.

Namun, kemunculan sejumlah nama yang memiliki latar belakang politik praktis memicu perhatian publik.

Beberapa di antaranya diketahui merupakan pengurus maupun mantan anggota legislatif dari berbagai partai politik.

H Saifullah Latif tercatat pernah menjadi anggota DPRD Bone selama dua periode dari Partai Bulan Bintang (PBB).

Fahri Rusli juga diketahui pernah menjabat sebagai anggota DPRD Bone dari Partai Gerindra.

Nama lainnya, H Askarianto, pernah menjadi anggota DPRD Bone dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara H Rustam Sello saat ini merupakan Ketua Partai Demokrat Kabupaten Bone.

Syam Nur diketahui menjabat sebagai Sekretaris Partai Gerindra Bone, sementara Ahmad Sugianto merupakan mantan anggota DPRD Bone dari PKS.

Kemudian Andi Wahyudi Taqwa tercatat sebagai mantan anggota DPRD Bone dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Muhammad Wahyu merupakan mantan anggota DPRD Bone dari Partai Demokrat.

Selain itu, terdapat pula Muhammad Risal yang merupakan purnabakti Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta Abdul Rahim yang pernah menjabat sebagai komisioner KPU.

Sementara sejumlah nama lainnya diketahui berasal dari kalangan praktisi.

Belakangan diketahui, sejumlah nama tersebut merupakan staf ahli yang diangkat oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal.

Pengamat dari IAIN Bone, Dr. Imron Rizki Azis, mengaku belum bisa memberikan komentar secara mendalam.

“Saya tidak bisa berkomentar terlalu jauh, karena belum mengetahui informasi sebelumnya secara lengkap,” ujarnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengangkatan tenaga ahli pada dasarnya telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Yang jelas begini, pengangkatan tenaga ahli itu dijamin dalam peraturan perundangan. Yang penting memiliki pengalaman dan keahlian di bidangnya,” jelasnya.

Menurutnya, aspek kompetensi dan kapasitas menjadi hal utama yang perlu diperhatikan dalam penunjukan tenaga ahli, terlepas dari latar belakang individu yang bersangkutan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Pemerintah Kabupaten Bone terkait mekanisme pengangkatan maupun tugas detail para staf ahli tersebut.

Berikut 17 nama Tim Ahli Khusus Bupati Bone yang diterbitkan Sekretariat Daerah:

  1. H. Saipullah Latif, S.E., M.Si.
  2. Andi Asrul Amri, S.H., M.H.
  3. Fahri Rusli, S.H.
  4. Irfan Idris, S.H., M.H.
  5. H. Askarianto, S.H.
  6. H. Rustam Sello, S.E.
  7. Syam Nur, S.S.
  8. Andi Irwansyah, S.Sos.
  9. Drs. A. Maskul, M.H.
  10. Andi Akbar Pasda, S.E.
  11. Ahmad Sugianto, S.E.
  12. Andi Wahyudi Taqwa, S.H.
  13. Muhammad Wahyu, S.H.
  14. Drs. H. Andi Baso Hamid Achmad
  15. Ir. H. Muhammad Risal, S.E.
  16. Agung Putra Setiawan, S.E.
  17. Abdul Rahim, S.Pd., M.Pd.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved