Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sinergi PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Percepat Infrastruktur Kelistrikan

PLN dan Pemprov Sulteng percepat infrastruktur listrik untuk dukung ekonomi dan investasi.

Tayang:
PLN
PLN - Gubernur Sulawesi Tengah, Bapak Anwar Hafid (tengah) menerima cenderamata dari General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (kanan) didampingi General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto (kiri) 

TRIBUN-TIMUR.COM – PLN UIP Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat kolaborasi strategis dalam percepatan infrastruktur ketenagalistrikan melalui dukungan konkret pada aspek perizinan, penyediaan ruang bebas jaringan, serta sinkronisasi proyek strategis nasional guna menjamin keandalan pasokan listrik dan akselerasi pertumbuhan ekonomi. 

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran PLN dan Gubernur Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu, Senin (27/4).

Audiensi tersebut dipimpin oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dan turut dihadiri General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto.

Dalam kesempatan tersebut, GM PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama ini dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Ia menegaskan bahwa kehadiran PLN UIP Sulawesi berperan strategis dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong investasi di daerah.

“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sulawesi Tengah yang berkembang pesat sebagai kawasan industri strategis,” ujarnya.

PLN juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang telah berhasil diselesaikan, di antaranya jaringan transmisi 150 kV Tentena – Kolonedale – Bungku sebagai tulang punggung sistem kelistrikan Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Morowali, Gardu Induk 150 kV Tawaeli di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, serta beroperasinya PLTU Palu 3 (2 × 50 MW).

Selain itu, penguatan sistem di wilayah timur juga dilakukan melalui PLTMG Luwuk dan jaringan SUTT 150 kV isolated Luwuk – PLTMG Luwuk – Toili.

Lebih lanjut, PLN menyampaikan sejumlah proyek strategis yang tengah dan akan dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), di antaranya pembangunan SUTT 150 kV Toili – Ampana – Bunta – Luwuk, SUTT 150 kV Moutong – Tolitoli, SUTT 150 kV Bangkir (Incomer 2 Phasa) Moutong – Tolitoli, SUTT 150 kV Tambu – Bangkir, serta SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu.

Proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilaksanakan PLN, baik melalui fasilitasi koordinasi lintas sektor, dukungan penyediaan ruang bebas ( Right of Way /RoW), maupun percepatan proses perizinan strategis seperti percepatan rekomendasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) pada jalur pengembangan Grid Luwuk, yaitu SUTT 150 kV Toili – Ampana – Bunta – Luwuk.

Sinergi ini menjadi kunci dalam memastikan kelancaran penyelesaian proyek, khususnya pada jalur SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu yang saat ini sedang proses konstruksi.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Kelistrikan adalah kebutuhan dasar sekaligus penggerak utama investasi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam percepatan perizinan maupun fasilitasi di lapangan, agar seluruh proyek strategis ketenagalistrikan dapat berjalan tepat waktu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved