164 UMKM di Makassar Belajar Jualan Cerdas Lewat Platform Digital
Peserta dibekali strategi praktis untuk meningkatkan penjualan di era digital yang kian kompetitif.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 164 UMKM di Makassar mengikuti pelatihan “Maju Bareng” di Hotel Aryaduta Makassar yang digelar Tokopedia dan TikTok Shop.
- Kegiatan ini membekali pelaku usaha strategi jualan digital untuk meningkatkan penjualan di 2026.
- Sebanyak 164 UMKM mengikuti program “Maju Bareng” di Makassar yang digelar Tokopedia dan TikTok Shop di Hotel Aryaduta Makassar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 164 usaha mikro kecil menengah (UMKM) belajar ‘naik kelas’ lewat Maju Bareng yang di Hotel Aryaduta, Jalan Somba Opu, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (30/4/2026).
Acara yang dihadirkan Tokopedia dan TikTok Shop, serta didukung Netzme sebagai mitra eksklusif tersebut mengusung tema “Strategi Jualan Cerdas di 2026: Campaign dan Optimasi Iklan”.
Peserta dibekali strategi praktis untuk meningkatkan penjualan di era digital yang kian kompetitif.
Tampak peserta menyimak dengan seksama pemaparan materi yang disiapkan Seller Ambassador.
Seller ambassador TikTok Shop by Tokopedia, Patrick Galugu, mengajak UMKM untuk mengoptimalkan platform digital demi meningkatkan penjualan dan pendapatan.
Ia menyarankan agar UMKM tidak hanya bergantung pada penjualan konvensional atau offline.
Baca juga: UMKM Naik Kelas, BSI Hadirkan Inovasi QRIS Soundbox untuk Merchant
Melainkan beralih ke platform digital seperti TikTok Shop By Tokopedia untuk memperluas jangkauan pasar dan mendapatkan lebih banyak pembeli.
Patrick menjelaskan, penggunaan iklan GMV Max di TikTok Shop By Tokopedia memegang peranan penting dalam penjualan.
Pasalnya, sekitar 70 persen penjualan berasal dari iklan tersebut dan sisanya berasal dari non-iklan.
Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan fitur seperti GMV Max agar pembeli didatangkan secara otomatis tanpa perlu menentukan target wilayah secara manual.
“Pemasaran dapat dilakukan saat siaran langsung, melalui video dengan keranjang kuning, atau bahkan tanpa keranjang kuning untuk menarik pembeli datang langsung ke toko fisik,” jelas Patrick.
Pemilik akun Toraja Ku di TikTok Shop By Tokopedia menekankan pentingnya adopsi pembayaran digital.
Sebab banyak konsumen yang saat ini lebih menyukai transaksi menggunakan ponsel (handphone) dibandingkan uang tunai.
Hal ini akan membuat proses transaksi menjadi lebih mudah dan fleksibel bagi pelanggan.
Seller Ambassador TikTok Shop by Tokopedia, Sartika, menekankan pentingnya live streaming sebagai salah satu kunci utama meningkatkan penjualan.
Menurutnya, penggunaan video konten dengan fitur keranjang kuning, optimalisasi showcase, serta pemahaman algoritma FYP TikTok menjadi faktor penting dalam mendorong konsumen melakukan checkout.
“Banyak pemula yang gagal karena tidak memahami pola algoritma dan cara menyusun strategi konten,” jelas pemilik akun Momkimviral di TikTok tersebut.
Lebih lanjut, ia juga menyebut sejumlah kesalahan umum yang kerap dilakukan seller pemula.
Mulai dari konten yang tidak konsisten hingga kurangnya pemanfaatan fitur promosi yang tersedia di platform.
| UMKM Naik Kelas, BSI Hadirkan Inovasi QRIS Soundbox untuk Merchant |
|
|---|
| Lewat REWAKO 2026, BI Sulsel Perluas Akses Pasar dan Digitalisasi UMKM |
|
|---|
| Tribun Timur Dukung Pelaku UMKM di Makassar Lewat Event Makkunrai 2026 |
|
|---|
| Kedai Panrita Sinjai, Usaha Kuliner Biayai Pemberdayaan Janda hingga Anak Terlantar |
|
|---|
| Hari Terakhir Makkunrai di PiPo Mal, Tenant Diserbu Pengunjung saat Jam Makan Siang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-30-Pelaku-UMKM-antusias-mengikuti-materi-dalam-acara-Maju-Bareng.jpg)