Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Satgas Percepatan Investasi Bahas Dinamika Lingkar Tambang Bersama MDA

Satgas Luwu dan PT MDA bahas dinamika lingkar tambang demi stabilitas investasi.

Istimewa
RAPAT KOORDINASI - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi menggelar kegiatan koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, serta perwakilan Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA guna membahas dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang, Sabtu (28/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Satgas Luwu dan MDA bahas dinamika ketenagakerjaan di lingkar tambang.
  • Perusahaan tegaskan lowongan terbatas dan rekrutmen dilakukan transparan.
  • Koordinasi lintas OPD diperkuat demi stabilitas sosial dan keberlanjutan investasi.

 

TRIBUN-TIMUR.COM – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi menggelar kegiatan koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, serta perwakilan Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA guna membahas dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Satgas dalam memastikan stabilitas sosial dan keberlanjutan investasi tetap terjaga di Kabupaten Luwu melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

Dalam forum tersebut, Moh. Arsal Arsyad, Kepala Bappelitbangda sekaligus Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, menegaskan bahwa dinamika di lingkar tambang harus disikapi secara cepat dan terkoordinasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas. 

“Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujar Arsal.

Ia menambahkan bahwa peran Satgas bukan hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha dan kepentingan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, unsur Pokja dan perwakilan Human Capital dari masing-masing kontraktor MDA turut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait dinamika ketenagakerjaan dan ekspektasi masyarakat.

Berbagai masukan konstruktif dihimpun sebagai bagian dari upaya merumuskan solusi bersama yang lebih sistematis dan terkoordinasi.

Direktur MDA Erlangga Gaffar menyampaikan bahwa perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat terhadap peluang kerja di proyek tersebut.

Namun ia menegaskan bahwa secara realistis jumlah lowongan yang tersedia tidak akan pernah dapat memenuhi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada di sekitar wilayah proyek.

“Antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja di MDA tentu kami pahami dan hargai. Namun jumlah posisi yang tersedia terbatas dan tidak mungkin mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada. Karena itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijak dan terstruktur serta memastikan proses rekrutmen yang transparan,” ujar Erlangga.

Ia menambahkan bahwa kontribusi MDA bagi daerah tidak hanya diukur dari jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung.

Investasi yang berjalan juga mendorong perputaran ekonomi melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional.

“Kehadiran MDA bukan hanya soal lowongan kerja langsung. Ada perputaran ekonomi yang tumbuh, kemitraan dengan usaha lokal, serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi menegaskan langkah konkret guna  memperkuat koordinasi lintas OPD dan Pokja, serta memastikan setiap dinamika yang muncul dapat segera direspons secara cepat dan terukur demi menjaga stabilitas wilayah dan keberlanjutan investasi.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved