Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kinerja Melejit, Pegadaian Raih Laba Rp8,34 T di 2025

PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp 8,34 triliun.

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN TIMUR/Kaswadi
KINERJA PEGADAIAN - Suasana Pegadaian Cabang Daya, beberapa hari lalu. Kinerja PT Pegadaian sepanjang 2025 benar-benar mengilap dengan lonjakan laba bersih yang menembus Rp 8,34 triliun. 

Selama tahun 2025, kelolaan ekosistem emas di Pegadaian mencapai 136 ton, yang mencakup portofolio agunan emas produk Gadai dan portofolio layanan Bank Emas Pegadaian.

Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin aware untuk berinvestasi dalam bentuk emas, serta paham dan bijak dalam mengoptimalkan aset emas yang dimiliki.

Pegadaian hadir menyambut kepercayaan masyarakat tersebut dengan berbagai produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, ketika ditanyakan secara terpisah mengenai harapan dan tantangan Pegadaian di tahun 2026, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha menyatakan bahwa kondisi perekonomian yang stabil dan geopolitik global yang kondusif akan menjadi faktor penentu terhadap pencapaian target kinerja di tahun 2026.

Namun demikian Ferdian tetap optimis bahwa dengan penerapan strategi korporasi yang adaptif, penguatan layanan berbasis solusi, kepatuhan terhadap regulasi dan transformasi budaya perusahaan yang berkelanjutan, Pegadaian akan mampu menjawab setiap tantangan untuk terus mewujudkan kinerja yang bertumbuh, bisnis yang berkembang, tata kelola yang sehat serta layanan operasional yang aman.

Pratikno juga menambahkan bahwa kinerja Pegadaian ke depan akan didorong dengan strategi peningkatan market share dan optimalisasi layanan digital melalui aplikasi TRING!.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran aplikasi TRING! diharapkan dapat menyempurnakan ekosistem Layanan Bank Emas Pegadaian dengan memberikan kemudahan dalam berinteraksi, kecepatan dalam bertransaksi serta kenyamanan dalam berinvestasi emas, kapan saja dan dimana saja hanya dalam genggaman.

“Melalui TRING!, seluruh nasabah Pegadaian, baik yang baby boomer hingga gen Z, baik nasabah Pegadaian konvensional maupun Pegadaian syariah dapat mengakses seluruh produk Pegadaian secara real-time dalam satu aplikasi” jelas Pratikno, Rabu (18/2).

Dalam rangka menyambut 1 tahun perjalanan Layanan Bank Emas yang jatuh pada tanggal 26 Februari mendatang, Pegadaian semakin optimis dengan berbagai pengembangan produk dan layanan.

Hal ini sejalan dengan diluncurkannya fatwa DSN-MUI No.166 tahun 2026 tentang Layanan Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah pada tanggal 13 Februari 2026 lalu.

Fatwa tersebut dimaksudkan sebagai landasan normatif sekaligus pedoman operasional yang strategis bagi industri bulion dalam menjalankan kegiatan usaha secara transparan dan akuntabel sesuai prinsip syariah, serta bertujuan mendorong terciptanya ekosistem emas syariah di Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Diharapkan kehadiran fatwa tersebut semakin memperkuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bank Emas Pegadaian ke depan, dimana untuk saat ini produk dan layanan yang sudah memenuhi ketentuan syariah adalah Cicil Emas, Tabungan Emas dan Rahn Emas.

Sebagai upaya untuk mewujudkan visi sebagai The Leader in the Gold Ecosystem and Digital Growth Inclusion, Pegadaian terus berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem, guna mendorong peningkatan kinerja yang sehat, perluasan akses layanan digital yang aman, serta mendukung program Asta Cita pemerintah dalam aspek pertumbuhan ekonomi nasional, sejalan dengan cita-cita bersama untuk MengEMASkan Indonesia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved