Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Satukan Bisnis Hilir

PT Pertamina (Persero) melanjutkan agenda transformasi perusahaan dengan mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu.

Editor: Muh Hasim Arfah
Istimewa/Pertamina
TRANSFORMASI PERUSAHAAN- Pegawai Pertamina sedang mengisi SPBU. PT Pertamina (Persero) melanjutkan agenda transformasi perusahaan dengan mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) melanjutkan agenda transformasi perusahaan dengan mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu.

Langkah ini ditempuh untuk memperkokoh ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia.

Dalam kebijakan tersebut, Pertamina menggabungkan sejumlah subholding di sektor hilir, yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), serta segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS). Penggabungan ini membentuk Subholding Downstream, dengan PPN ditetapkan sebagai entitas penerima penggabungan.

Proses integrasi dilakukan melalui kajian komprehensif, termasuk evaluasi internal dan benchmarking terhadap perusahaan minyak dan gas internasional sejenis.

Penyatuan bisnis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem hilir yang terintegrasi, mulai dari pengolahan bahan bakar di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk energi kepada masyarakat.

Dengan rantai pasok yang terhubung secara menyeluruh, Pertamina menargetkan peningkatan keandalan ketersediaan energi, perluasan akses hingga ke pelosok daerah, kualitas produk yang ramah lingkungan, serta harga yang kompetitif.

Integrasi ini juga diyakini dapat mempercepat pengembangan portofolio energi rendah karbon sebagai bagian dari agenda transisi energi berkelanjutan.

Baca juga: Pertamina Sulawesi Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan bahwa penyatuan bisnis hilir bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta mendorong daya saing perusahaan.

Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan mempercepat koordinasi lintas fungsi, membuat pengambilan keputusan lebih efektif, dan memastikan investasi berjalan lebih optimal.

“Di tengah perubahan geopolitik, tuntutan transisi energi, dan persaingan global yang semakin ketat, Indonesia membutuhkan Pertamina yang kuat, lincah, dan terintegrasi. Ketika kilang, logistik, distribusi, dan pemasaran berjalan dalam satu sistem, pasokan energi dapat disalurkan secara andal dari Sabang hingga Merauke,” ujar Simon.

Melalui pembentukan Subholding Downstream, Pertamina menargetkan transformasi layanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Perusahaan memastikan proses integrasi tidak akan mengganggu pelayanan publik, hubungan dengan mitra usaha, maupun keberlangsungan tenaga kerja.

Sebaliknya, integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi lintas unit dan memperkuat peran Pertamina bagi pembangunan nasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa integrasi bisnis hilir yang mulai berlaku per 1 Februari 2026 merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung agenda swasembada energi nasional.

“Langkah ini bukan sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi penguatan fondasi Pertamina sebagai tulang punggung penyediaan energi nasional. Dengan proses bisnis yang semakin efisien dan terintegrasi, pelayanan energi kepada masyarakat akan semakin optimal dan tangguh menghadapi tantangan global,” kata Baron.

Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi, Pertamina terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta menjalankan program-program yang berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut dijalankan seiring dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved