Iwan Sunito Buka Jalan bagi Investor Indonesia Menuju Pasar Global
Dalam dua tahun terakhir, Iwan Sunito memperluas portofolio perusahaan di area pertumbuhan paling prospektif di Sydney.
Ringkasan Berita:
- Di tengah melemahnya minat investor asing dan lesunya sektor residensial Australia, One Global Capital ekspansi agresif.
- Perolehan lisensi AFSL Wholesale penuh mendorong transformasi menjadi platform investasi global.
- Persiapan IPO 2031 memperkuat posisi sebagai pemain real estat dan investasi berkelas internasional.
TRIBUN-TIMUR.COM - Saat industri pengembangan residensial Australia terpukul karena surutnya minat investor asing, One Global Capital justru tampil sebagai pengecualian.
Ketika banyak pemain memilih menahan ekspansi, merombak strategi, hingga menunda proyek akibat kenaikan pajak bagi pembeli asing, perusahaan milik Iwan Sunito ini bergerak agresif dan mencatat kinerja di atas rata-rata pasar.
Salah satu lompatan terbesarnya hadir lewat perolehan lisensi AFSL Wholesale penuh, membuka akses bagi perusahaan untuk menghimpun modal dari investor beraset tinggi dan institusi global.
Dengan lisensi ini, One Global Capital menapaki level baru, berevolusi dari sekadar pengembang menjadi platform manajemen dana dan investasi real estat internasional.
Langkah ini membuka pintu lebih besar bagi investor dari Indonesia, yang kelas menengah-atasnya tumbuh pesat dan kian melirik pasar properti negara maju.
Juga mempertegas transformasi perusahaan menuju struktur yang lebih modern, transparan, dan relevan dengan tren global.
Terutama meningkatnya minat investor Asia Tenggara pada aset-aset stabil di negara maju seperti Australia.
Dalam dua tahun terakhir, Iwan Sunito memperluas portofolio perusahaan di area pertumbuhan paling prospektif di Sydney seperti Green Square, Chatswood, Macquarie Park, dan Eastlakes.
Setiap lokasi dipilih bukan hanya karena momentum, tetapi karena potensi jangka panjangnya.
Salah satu proyek unggulan, Eastlakes One Global Gallery, kini menjadi contoh nyata keberhasilan strategi counter-cyclical, yang bergerak berlawanan dengan arah siklus pasar.
Baca juga: One Global Capital Akuisisi Lahan di Macquarie Park, Bakal Bangun Hotel Mewah Rp750 M
Dari sekadar pusat ritel lingkungan, proyek komersial ini berkembang menjadi mesin bisnis yang menjanjikan—melampaui proyeksi awal.
Hal ini ditopang oleh kuatnya pendapatan sewa (yield) dan ekosistem ritel yang terkurasi serta berfokus pada komunitas.
Bahkan, Woolworths, salah satu penyewa utama (anchor tenant) sukses mencetak lonjakan omzet bulanan dari AUD140.000 menjadi lebih dari AUD520.000.
Catatan ini menjadikannya salah satu gerai dengan omzet per meter persegi paling tinggi di Australia.
| PFI Pusat dan Makassar Kompak Kecam Israel "Penculikan Jurnalis Adalah Kejahatan Perang!" |
|
|---|
| Jamaah Haji Lansia Indonesia Mulai Alami Kebingungan Setelah Tiba di Makkah |
|
|---|
| Profil Komarudin Watubun, Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Usai Putusan MK |
|
|---|
| Peringati Hari Telekomunikasi 2026, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Serukan Cerdas dan Bijak Bermedia |
|
|---|
| Singgih Januratmoko Tekankan Sinergi Jadi Kunci Sukses Pelayanan Haji Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251210-Iwan-Sunito-CEO-One-Global-Capital.jpg)