Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadin: Sulsel Punya Modal Kuat Dukung Energi Terbarukan Nasional

Sulsel memiliki modal kuat untuk mendukung agenda transisi energi nasional pemerintahan Prabowo

Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
ENERGI TERBARUKAN - Ketua Kadin Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras. Kadin Sulsel siap berkolaborasi pemerintah mendukung program energi terbarukan nasional. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan menilai visi ekonomi Presiden Prabowo Subianto memberi ruang besar bagi pengembangan energi terbarukan di Kawasan Timur Indonesia.

Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, menyebut Sulsel memiliki modal kuat untuk mendukung agenda transisi energi nasional.

Selain potensi tenaga air, angin, dan surya, wilayah ini juga dikenal dengan cadangan biomassa yang melimpah serta posisi strategis sebagai hub energi di Indonesia Timur.

Hal itu disampaikan Andi Iwan menanggapi pidato kenegaraan Prabowo di Sidang Tahunan MPR, Jumat (15/8/2025), 

“Pidato Bapak Presiden Prabowo menekankan kemandirian energi sejalan dengan potensi Sulsel. Kami yakin energi hijau bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka peluang investasi besar,” ujar Andi Iwan kepada wartawan Minggu (17/8/2025).

Menurutnya, Sulsel telah lebih dulu menjadi pionir energi terbarukan dengan hadirnya PLTA Bakaru, PLTB Sidrap, PLTB Jeneponto, hingga sejumlah proyek energi surya.

Andi mendorong dukungan regulasi dan insentif dari pusat agar proyek energi hijau bisa lebih masif dan menarik bagi investor global.

“Pemerintahan Pak Prabowo berkomitmen mempercepat transisi energi, Sulsel siap menjadi episentrum pengembangan energi terbarukan nasional. Dampaknya bukan hanya untuk industri, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Kadin Sulsel akan aktif menjembatani komunikasi antara investor, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat untuk memastikan implementasi program berjalan efektif.

“Semangat Presiden Prabowo membuka ruang optimisme. Kami ingin memastikan Sulsel tidak hanya jadi penonton, tapi benar-benar menjadi pemain utama dalam peta energi hijau Indonesia,” tegasnya.

Kadin mengapresiasi keinginan Prabowo menertibkan tambang ilegal dan perkebunan bermasalah.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan menciptakan iklim usaha yang lebih sehat.

“Penegakan hukum yang tegas akan membuat persaingan lebih fair. Pengusaha yang jujur dan efisien akan tumbuh lebih kuat,” tegas Andi Iwan.

Lebih lanjut, ia menilai komitmen pemerintah menekan defisit anggaran ke level 2,48 persen PDB patut diapresiasi.

Disiplin fiskal, kata dia, akan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal jangka panjang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved