Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cara Kalla Institute Siapkan Bisnis Mahasiswa Lebih Matang

Networking Session diikuti 23 mahasiswa terpilih selama proses inkubasi dan berlangsung di Auditorium Kalla Institute, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

|
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sakinah Sudin
Dok Kalla Group
NETWORKING SESSION - Puluhan mahasiswa berfoto usai mengikuti Networking Session di Auditorium Kalla Institute, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (13/5/2025). Kegiatan ini bentuk berkelanjutan dalam membangun ekosistem wirausaha sejak dini 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim Inkubator Kalla Institute melanjutkan komitmennya dengan mengadakan Networking Session bertajuk Bersama Praktisi Hebat! From the Field to Your Future.

Networking Session diikuti 23 mahasiswa terpilih selama proses inkubasi dan berlangsung di Auditorium Kalla Institute, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (13/5/2025).

Hadir empat narasumber inspiratif yakni Wahyu Al Mardhani (CMO PT Sisi Timur Group/Ja & Joy), Ali Murtado (Owner dan Direktur OmChick Crispy), serta dua alumni sukses Kalla Institute, Ahyar (Owner Sjuk.id) dan Abdi Salam (Owner Tuan Tuna).

Wakil Rektor I Kalla Institute Anhar Januar Malik menyampaikan kegiatan ini bentuk berkelanjutan dalam membangun ekosistem wirausaha sejak dini.

“Mahasiswa yang sampai pada tahap ini akan kami mentoring secara bertahap dan diarahkan untuk menjalankan bisnis secara terstruktur,” katanya, dalam keterangan tertulis.

Wahyu Al Mardhani membuka sesi pertama dengan materi seputar branding. 

Ia menekankan branding adalah rasa yang tercipta dari produk yang kita jual nantinya.

“Penguatan branding merupakan salah satu hal penting yang bisa membedakan kita dari kompetitor dan menjadi cara agar produk kita lebih mudah dikenal oleh pasar,” kata Wahyu.

Kemudian Ali Murtado membahas strategi marketing. 

Ia mengatakan bahwa produk kita harus memiliki ciri khas, memanfaatkan media sosial, dan memberikan pelayanan maksimal.

“Sebisa mungkin, ciptakan positioning yang baik untuk menarik pasar, lalu manfaatkan media sosial," kata Ali Murtado.

"Yang paling penting, jika bidang usahanya F&B, adalah memberikan pelayanan prima kepada customer,” jelasnya.

Acara semakin menarik saat alumni Kalla Institute turut membagikan pengalaman serta tips berbisnis dibidang F&B.

Menurut Abdi Salam, ia ingin menghadirkan konsep restoran yang unik. 

Selain memiliki lokasi tetap, ia juga turut hadir dalam berbagai event kuliner.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved