Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rahmat Erwin Atlet Angkat Besi Asal Sulsel Gagal ke Olimpiade, Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia

ahmat Erwin pun harus menunda mimpinya memperbaiki perolehan medali dari Olimpiade Tokyo 2020 lantaran gagal ke Olimpiade Paris 2024.

Tayang:
Editor: Alfian
ist
Atlet angkat besi Rizki Juniansyah (kiri) mewakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024 sementara Rahmat Erwin (kanan) lifter asal Makassar gagal. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Atlet angkat besi kebanggaan Indonesia asal Makassar Sulawesi Selatan, Rahmat Erwin gagal menuju Olimpiade Paris 2024.

Rahmat Erwin pun harus menunda mimpinya memperbaiki perolehan medali dari Olimpiade Tokyo 2020 

Kala itu Rahmat Erwin meraih medali perunggu dan berhasrat tampil kembali di Olimpiade Paris 2024 dan menargetkan emas.

Namun apa boleh kata, Rahmat Erwin tak lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Pasalnya, rekan senegaranya Rizki Juniansyah yang akan mewakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024 mendatang.

Kepastian itu datang setelah Rizki Juniansyah berhasil meraih gelar juara dalam Piala Dunia Angkat Besi atau IWF World Cup 2024 kategori 73kg di Phuket, Thailand, pada Kamis (4/4).

Rizki Juniansyah mencatatkan total angkatan sebesar 365 kg, yang terdiri dari angkatan snatch seberat 164kg dan clean and jerk seberat 201 kg.

Prestasi luar biasa tersebut ditandai dengan pencapaian gemilang Rizki Juniansyah dalam clean and jerk, di mana ia berhasil memecahkan rekor dunia dengan angkatan seberat 201 kg.

Baca juga: Rahmat Erwin Pecahkan Rekor Dunia Sang Ayah Sentil KONI Makassar? Yang Dihargai Cuma Rekor Porprov

Rizki melakukan percobaan angkatan kedua dengan menantang dirinya sendiri, setelah pada percobaan pertama berhasil mengangkat beban seberat 192 kg.

Dalam duel yang sangat ketat, Rizki bersaing dengan rekan senegaranya, Rahmat Erwin Abdullah.

Rahmat berhasil mengangkat 195 kg pada percobaan pertamanya dalam clean and jerk, kemudian ia berusaha untuk meningkatkan angkatannya menjadi 206 kg, namun upayanya itu tidak berhasil.

Rahmat berupaya untuk melakukan angkatan ketiga dengan beban 206 kg, tetapi sekali lagi tidak berhasil.

Bahkan, Rahmat mengalami kejadian tidak diinginkan ketika terjatuh, dan ia harus dibantu bangkit oleh pelatih dan panitia.

Sementara itu, Rizki juga mencoba untuk meningkatkan catatannya pada angkatan ketiga dengan beban 203 kilogram, namun ia juga tidak berhasil.

Meskipun begitu, Rizki berhasil meraih gelar juara di Piala Dunia Angkat Besi 2024 dengan total angkatan 305 kg.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved