Dinas PUTR Luwu Siapkan Rp1 Miliar Anggaran Perbaikan Jalan Pasca Lebaran
Di perbatasan antara Kecamatan Larompong-Suli, Desa Murante, jalan berlubang gampang ditemukan.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Sejumlah jalan poros Makassar-Belopa, Kabupaten Luwu masih rusak.
Di perbatasan antara Kecamatan Larompong-Suli, Desa Murante, jalan berlubang gampang ditemukan.
Jalan juga tak rata, karena banyaknya tambalan aspal yang menonjol.
Panjang jalan yanh rusak sekitar 2 kilometer.
Salah satu pengendara, Irham mengaku, lubang di jalan bisa mengganggu pengendara sepeda motor.
"Karena tidak rata jalan, baru bahaya kalau hujan. Susah dihindari, karena tidak kelihatan mana lubang," keluhnya.
Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupateb Luwu Ikhsan Asaad mengaku, pihaknya tak melakukan perbaikan jalan jelang mudik lebaran Idulfitri 1445 H.
"Kalau perbaikan ruas jalan seperti pemeliharaan rutin tidak ada. Saya tidak tahu kalau dari Balai Jalan yang menangani jalan nasional," akunya, Kamis (28/3/2024).
Ikhsan menjelaskan, sebelum memasuki ramadan, balain jalan sudah melakukan pengaspalan jalan di Kota Belopa.
"Yang di Belopa itu, Balai Jalan Nasional yang kerja," ujarnya.
Menurut Ikhsan, jalan nasional yang berada di Kabupaten Luwu memiliki luas 115,00 kilometer.
"Sementara untuk jalan kabupaten, sesuai surat keputusan terakhir itu 1823,4 kilometer," bebernya.
Dirinya menambahkan, meski Pemkan Luwu tak melakukan perbaikan jalan jelang mudik, tetapi pihaknya sudah menganggarkan hampir Rp1 miliar untuk 5 zona.
"Ada anggaran untuk perbaikan, tapi diperuntukkan untuk jalan kabupaten di beberapa zona," katanya.
"Anggarannya 1 miliar untuk 5 zona. Zona ini per kecamatan," tambahnya.
Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana
| 4 Posisi Eselon II Bergeser, Ini Rincian Mutasi Kedua Patahuddin di Luwu |
|
|---|
| Faktor Ekonomi Dibalik Pernikahan Gadis 18 Tahun Dipinang Kakek 71 Tahun |
|
|---|
| Harga Avtur Naik, Tiket Bua–Makassar Masih Stabil |
|
|---|
| Sosok Haji Buhari Kakek Nikahi Gadis 18 Tahun di Luwu, Mahar Rp100 Juta, Pernikahan Tak Tercatat |
|
|---|
| Kafilah Luwu Timur Kontingen Pertama Tiba di Maros, Bawa 500 Pendamping dan Suporter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jalalananna.jpg)