Seleksi Bawaslu Sulsel
Komisioner Bawaslu Sulsel Mau Oppo, Herwyn JH Malonda: Soal Terpilih Itu Kehendak Tuhan
Lima dari tujuh komisioner Bawaslu Sulsel bisa mendaftar ulang diperiode selanjutnya atau ingin oppo jadi dua periode.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisioner Bawaslu RI Herwyn Jefler Hielsa Malonda menekankan kepada Komisioner Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk bekerja dengan maksimal di akhir masa tugasnya.
Ia berharap, tiga bulan terakhir bertugas dapat dilakukan dengan baik. Meski pada bulan Mei, mereka akan diganti.
Menurutnya, lima dari tujuh komisioner Bawaslu Sulsel bisa mendaftar ulang diperiode selanjutnya atau ingin oppo jadi dua periode.
Pendaftaran ulang itu jangan sampai membuat kinerja kurang maksimal di periode ini.
Ia meminta mereka tetap bekerja dengan maksimal. Terkait terpilih kembali menjadi komisioner, kata dia, bukan kehendak manusia.
Sementara Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi, lanjut dia, bisa mendaftar ke KPU Sulsel.
"Saya harap ibu bapak melaksanakan tugas dengan baik sampai akhir," kata Herwyn saat membuka rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2022 dan persiapan pelaksanaan program kegiatan tahun 2023 pada Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (20/2/2023).
"Soal terpilih kembali menjadi komisioner itu kehendak Tuhan," ujarnya.
Selain Bawaslu Sulsel, juga ada dua Bawaslu provinsi akan melakukan pergantian komisioner dalam waktu dekat.
Keduanya yakni Bawaslu Sulawesi Tenggara dan Aceh.
Tim seleksi tiga Bawaslu provinsi ini sedang berjalan. "Ini dalam proses seleksi," ujarnya.
Baca juga: Jelang Penutupan Pendaftaran Bawaslu Sulsel, Timsel Buka hingga Malam
Rapat evaluasi itu dihadiri seluruh jajaran Ketua Bawaslu Provinsi, Ketua Bawaslu Kabupaten/Kota, Kepala Sekretariat Provinsi, dan anggota Bawaslu Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat.
Rapat itu bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan Bawaslu di tahun 2022.
Kemudian menginventarisir permasalahan yang muncul di tahun 2022, mendiskusikan dan mencari solusi untuk memperbaiki cara penyelesaian permasalahan yang ditemukan.
Serta membuat perencanaan yang matang dan lebih optimal dalam melaksanakan kegiatan di tahun 2023, dan mewujudkan pengawas pemilu yang profesional dan memiliki integritas yang tinggi melalui kegiatan yang dilaksanakan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rapat-evaluasi-bawaslu-di-makassar.jpg)