Ngobrol Virtual Tribun Timur

PON XX Papua, M Roem Ungkap Terbatasnya Anggaran Kontingen Sulsel

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Suryana Anas
Ketua Komite Pengawas Satgas PON Sulsel, M Roem

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memberangkatkan sejumlah cabang olahraga (Cabor) ke PON XX Papua secara bertahap.

Masuk peringkat 10 besar di event olahraga nasional empat tahunan ini menjadi target Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tentu butuh persiapan panjang dan matang untuk meraih hasil tersebut. Namun, justru persiapan kontingen Sulsel sebaliknya. 

Bahkan pemusatan sentralisasi atlet baru dilakukan sebulan jelang berangkat ke Papua.

Ketua Komite Pengawas Satgas PON Sulsel, M Roem mengatakan ada kegelisahan dengan persiapan atlet yang berlaga ke PON Papua.

Pasalnya, persiapan seharusnya dilakukan jauh hari sebelumnya. Ketika ia menjadi bagian dari KONI Sulsel, persiapan  dilakukan setelah PON terlaksana.

"Dulu lepas PON Palembang 2004, langsung kita canangkan apa yang ingin dicapai di PON Kaltim 2008. Alhamdulillah hasilnya menjadi peringkat 6 kala itu," katanya  saat jadi pembicara di Ngobrol Virtual Tribun Timur dengan tema Bertanding di PON XX Papua, Ewako Sulsel," Sabtu (25/9/2021).

Dia mengatakan, atlet Sulsel meraih medali luar biasa. Bahkan 50 atlet dimiliki keluar masuk Pelatnas.

Sementara di PON XX Papua banyak kendala dihadapi.  Ada miss komunikasi antara KONI Sulsel dan Dispora Sulsel, sehingga ditengahi dengan membentuk Satgas PON XX Papua.

"Setelah kita pertemukan KONI dan Dispora hasilnya bagus," ujarnya.

Halaman
12