Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUN WIKI: Terbentuk Tahun 2008, Sejarah Singkat Desa Bonelemo Barat di Kabupaten Luwu

Bonelemo Barat merupakan salah satu desa dari sembilan desa di Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
ist
Suasana Desa Bonelemo Barat, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUWU.COM, BAJO BARAT - Bonelemo Barat merupakan salah satu desa dari sembilan desa di Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Desa di wilayah pegunungan ini tengah dipimpin oleh Palinrungi Arsyad selaku kepala desa.

Informasi dihimpun, Rabu (3/3/2021) Desa Bonelemo Barat merupakan desa pecahan dari Desa Bonelemo.

Berdasarkan tuturan lisan secara turun temurun, Bonelemo berawal dari Angindara yang merupakan keturunan Sangngalla Toraja.

Mereka mengadakan perjalanan bersama rombongan dari Sangngalla melalui Gunung Latimojong, kemudian membentuk perkampungan di Bonelemo.

Bonelemo pada dasarnya adalah penyederhanaan kata Banua dan Lemo.

Bermakna rumah bundar menyerupai jeruk yang berada di sebelah barat rumah adat Banua Arajang.

Dalam sistem tata pemerintahan, Bonelemo menganut aluk mula jaji atau aluk mula tau.

Sedangkan kepala pemerintahannya diberi gelar Tomakaka. 

Apabila sukses dalam pemerintahan dan pembangunan, diakhir hayatnya akan diadakan upacara adat Aru' Mangngaru' atau penghormatan adat. 

Tempat pemakaman Tomakaka disebut Bangkala' dan sebagai gelar tertinggi diberi gelar matindoi/matinroe, secara harfiah berarti yang tidur.

Atau semacam doa dan harapan warga semoga hanya jasadnya saja yang mati, tapi jiwanya tetap ada memimpin makaka selanjutnya.

Adapun bukti sejarah yang ada di Bonelemo Barat adalah makam Puang Matinroi Kanna'.

Makam Puang Lamato' di Kakobi yang merupakan penyiar Islam pertama di Bonelemo serta batu kitelek di Marangka.

Dalam struktur pemerintahan kerajaan Luwu, Bonelemo sebagai induk dari Desa Bonelemo Barat adalah perangkat adat yang langsung berada di bawah Maddika Ponrang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved