Kanal

BERBAHAYA hingga Bisa Memicu Penyakit Kanker, Ini Daftar Obat Lambung Ranitidin yang Ditarik BPOM

BERBAHAYA hingga Bisa Memicu Penyakit Kanker, Ini Daftar Obat Lambung Ranitidin yang Ditarik BPOM - Freeopik

Berbahaya hingga Bisa Memicu Penyakit kanker, Ini Daftar Obat Lambung Ranitidin yang Ditarik BPOM dari Pasaran

TRIBUN-TIMUR.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan RI atau BPOM mengeluarkan perintah penarikan sejumlah obat yang mengandung Ranitidin dari peredaran.

Penarikan obat yang mengandung Ranitidin tersebut dilakukan karena berpontensi memicu penyakit kanker.

Keputusan penarikan Ranitidin merupakan buntut dari temuan Badan Kesehatan Amerika, US FDA dan EMA (European Medicines Agency) yang menyatakan bahwa senyawa Ranitidin yang terkontaminasi N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dapat memicu kanker.

Umumnya, obat Ranitidine digunakan untuk menangani gejala atau penyakit yang berkaitan dengan produksi Asam berlebih di dalam lambung.

 

ILUSTRASI OBAT - BPOM Tarik Peredaran Obat Lambung Ranitidin karena Berpotensi Memicu Kanker (Freepik)

Dikutip dari situs resmi situs resmi pom.go.id, berikut penjelasan BPOM terkait ditariknya beberapa produk obat lambung Ranitidin:

1. Ranitidin adalah obat yang digunakan untuk pengobatan gejala penyakit tukak lambung dan tukak usus.

Gantikan Christine Lagarde, Sosok Bos Baru IMF Kristalina Georgieva Ekonom Wanita asal Bulgaria

2. Badan POM telah memberikan persetujuan terhadap Ranitidin sejak tahun 1989 melalui kajian evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu.

Ranitidin tersedia dalam bentuk sediaan tablet, sirup, dan injeksi.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribunnews.com

Resmi, Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri 2020 ke Akhir Tahun akibat Wabah Virus Corona

Berita Populer