Suami Direbut & Anak Dibunuh Sadis Aulia Kesuma, Istri Pertama Ucapkan Kata-kata Ini di Pemakaman
Suami & Anaknya Dibunuh Sadis Aulia Kesuma, Istri Pertama Ucapkan Kata-kata Ini di Pemakaman
TRIBUN-TIMUR.COM - Sempat membuat penasaran warganet akibat kasus pembunuhan sadis sekaligus pembakaran terhadan seorang bapak dan anak, Istri pertama Pupung Sadili alias Edi Shandra Purnama, Heni akhirnya muncul di pemakaman.
Heni disebut-sebut menjadi orang yang berjasa yang mengungkap tentang siapa pelaku pembunuhan Suami dan anaknya M Adi Pradana
Raut kesedihan tidak bisa lepas dari wajah Heni, saat menghadiri pemakaman jenazah suami dan anaknya, Dana.
Heni harus melihat Suami dan anaknya sudah dalam kondisi menjadi mayat.
KRONOLOGI Lengkap Aulia Kesuma Ditangkap, Pucat Saat Polisi Temukan Kunci Mobil & Seprei Bau Bensin
Foto-foto Geovanni Kelvin Anak Aulia Kesuma yang Bunuh Dana Teman Sekolah Al Ghazali, Tidak Disangka
Selama ini, Pupung Sadili ditahu menikah lagi dengan wanita yang lebih muda dari Heni. Dia ditinggalkan demi perempuan yang pada akhirnya menjadi sosok yang menghabisi kedua orang kesayangannya itu.
Meski Suami dan anaknya tewas ditangan wanita yang merebut suaminya, Heni hanya bisa mengatakan kalimat singkat ini.
Satu kalimat mengharukan terlontar dari mulut Heni saat pemakaman Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan Muhamad Adi Pradana atau Dana (23).
Ayah anak itu dikuburkan di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019).
Sejak jenazah keduanya tiba di TPU Jeruk Purut sekira pukul 16.15 WIB, mata Heni sudah tampak berkaca-kaca.
Langkah kakinya pun tampak berat untuk menuju makam orang-orang terkasihnya itu.
Sesampainya di depan makam, ia tidak henti-hentinya meneteskan air mata.
Apalagi ketika jenazah Pupung dan Dana dimasukkan ke satu liang kubur yang sama secara bergantian.
Sesekali Heni juga terlihat menyenderkan kepalanya ke pundak seorang perempuan di sampingnya.
Heni bahkan nyaris pingsan saat jenazah Pupung dan Dana benar-benar sudah terkubur.
Namun, ia masih sadarkan diri setelah dibantu oleh orang-orang sekitarnya.
Pupung dan Dana merupakan korban pembunuhan. Pelaku utamanya adalah istri mudanya sendiri, Aulia Kesuma (35), yang bersekongkol dengan anak tiri korban, Giovanni Kelvin.
Aulia menyewa empat pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Pupung dan Dana di rumahnya di Lebak Bulus, Cilandak, Jumat (23/8/2019).
Dua hari kemudian, Jasad mereka dibakar di dalam mobil di Sukabumi, Jawa Barat.

Pantauan TribunJakarta.com, pemakaman Pupung dan Dana juga mengundang isak tangis kerabat.
Jenazah keduanya dibawa ke lokasi menggunakan dua mobil ambulans Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Puluhan pelayat menghadiri pemakaman Pupung dan Dana.
Keduanya dimakamkan dalam satu liang kubur.
Saat peti jenazah dibuka, keluarga dan para pelayat lainnya tak kuasa menahan tangis.
Jenazah Pupung terlihat dimasukkan pertama kali ke liang lahat, disusul jasad sang anak, Dana.
Setelahnya, petugas mulai mengubur jenazah Pupung dan Dana. Kemudian, satu per satu keluarga menabur bunga di makam mereka.