Universitas Megarezky Makassar Siap Buka Fakultas Kedokteran
Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar Moch Noer Alim Qolby.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar segera membuka Fakultas Kedokteran.
Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar Moch Noer Alim Qolby.
Itu disampaikannya saat sambutan wisuda Unimerz angkatan XX di Ballroom Phinisi Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Senin (25/8/2025).
Moch Noer Alim Qolby mengatakan, pada wisuda periode Februari lalu pihaknya menargetkan Unimerz memiliki Fakultas Kedokteran tahun 2026.
Namun, kehadiran Fakultas Kedokteran di Unimerz diprediksi lebih cepat, tepatnya akhir 2025.
“Hari ini tampaknya Tuhan berkehendak lebih cepat. Insya Allah, pada akhir tahun 2025, Fakultas Kedokteran itu sudah akan berdiri,” kata Moch Noer Alim Qolby.
Pembukaan Fakultas Kedokteran di Unimerz disebut penting untuk mendukung kebutuhan dokter di Indonesia.
Apalagi, rasio dokter di Indonesia masih rendah, sehingga dibutuhkan pembukaan Fakultas Kedokteran baru.
Pembukaan Fakultas Kedokteran, kata Moch Noer Alim Qolby juga merupakan komitmen Unimerz dalam mengembangkan diri.
Pihaknya pun senantiasa meningkatkan kualitas dosen dan sumber daya manusia di Unimerz.
Salah satunya melalui berbagai pelatihan hingga studi doktoral.
Bahkan, pihaknya juga secara aktif mencari SDM potensial untuk mengajar di Unimerz.
Kabar bakal dibukanya Fakultas Kedokteran di Unimerz juga dibenarkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah IX, Dr Andi Lukman.
Ia menyebutkan bahwa proses visitasi pembukaan Fakultas Kedokteran Unimerz akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Tahun ini kita akan diberi kepercayaan untuk membuka pendidikan dokter. Ini sudah berproses, paling lambat sudah visitasi bulan depan,” sebutnya.
Andi Lukman dalam kesempatan itu berpesan kepada pimpinan Unimerz untuk tidak pernah berhenti melakukan pembenahan tata kelola.
Menurutnya, hal ini sangat penting dan menentukan pengembangan suatu perguruan tinggi.
“Jangan pernah juga berhenti peningkatan kapasitas dosen. Perguruan tinggi yang hebat, yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan,” kata Andi Lukman.(*)
| Dusan Lagator Pemain Terbaik PSM Makassar vs PSIM Jogja, Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan |
|
|---|
| Legislator Ray Suryadi Puji Gebrakan Appi Bangun Jembatan Barombong |
|
|---|
| Kisah Ayub Bocah asal Takalar Dirawat Nenek di Makassar, Camat Panakkukang Turun Tangan Urus BPJS |
|
|---|
| Daftar Pelatih Tersukses di Indonesia, Tiga Orang Pernah Bawa PSM Makassar Juara |
|
|---|
| Appi Sudah Prediksi PSM Makassar Menang atas PSIM Jogja, Titik Kebangkitan Juku Eja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Calon-wisudawan-Universitas-Megarezky-menunggu-proses-wisuda.jpg)