Sosok Putra Makassar Berani Kritik Istilah OTT di Depan Ketua KPK Komjen Setyo
Rudianto menilai penggunaan istilah OTT sejak awal terlalu drama dan berpotensi merusak citra penegakan hukum
Pada Pemilu 2024, Rudianto berhasil “naik kelas” ke Senayan sebagai anggota DPR RI.
Sebagai kader NasDem, Rudianto kerap menindaklanjuti arahan Ketua Umum Surya Paloh untuk mengawal independensi lembaga hukum dan mendorong politik yang sehat.
Abdul Azis Ditangkap KPK
Bupati Kolaka Timur, Abd Azis (39) ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Makassar, Sulsel, Kamis (7/8/2025) malam.
"Sudah semalam (ditangkap) dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel," ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Jumat (8/8/2025).
Azis akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK.
"Pukul 15.00 WIB insyaAllah tiba di tempat," kata Fitroh lebih lanjut.
Penangkapan Azis terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara senilai Rp 170 miliar.
Penangkapan kader Partai Nasdem itu merupakan rangkaian dari OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK sebelumnya di Sulawesi Tenggara dan Jakarta.
Azis ditangkap saat mengikuti rangkaian Rakernas Partai Nasdem di Makassar.
Rakernas dibuka, Jumat (8/8/2025) siang dan akan berakhir, Ahad atau Minggu (10/8/2025).
Sebelum Azis, 7 orang ditangkap di Sulawesi Tenggara dan Jakarta.
Dua dari 7 orang ditangkap adalah pejabat Dinas Pekerjaan Umum Kolaka Timur (Koltim).
Mereka adalah Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kolaka Timur berinisial AG dan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PU Kolaka Timur berinisial HI.
Petugas KPK menangkap AG dan HI di Bandara Haluoleo Kendari di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
| Kado Akhir Tahun 2025 Nilai Integritas 80,3 dari KPK, BPOM Era Taruna Ikrar Masuk Level Dunia |
|
|---|
| Rudianto Lallo Nilai Pamer Uang Sitaan Bukan Pencitraan, Tekankan Pemulihan Kerugian Negara |
|
|---|
| Sambut Program Strategis 2026, Munafri Perkuat Integritas SKPD Makassar Bersama Pimpinan KPK |
|
|---|
| Takalar Naik Empat Peringkat SPI KPK 2025, Bukti Penguatan Tata Kelola Antikorupsi |
|
|---|
| Di Bawah Kepemimpinan Daeng Manye, Takalar Naik ke Peringkat 18 SPI KPK 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250820-Rudianto-Lallo-3354.jpg)