Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

HUT RI ke 80

Profil 2 Paskibra Palopo: Rafifa Didukung Ayah Tercinta, Ratna Tegar Tanpa Keluarga

Dua Paskibra Palopo tuai haru. Rafifa disambut ayah tentara, Ratna tetap tegar meski jalani momen sakral tanpa keluarga.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR
PROFIL PAKSKIBRA - Rafifa Indah Pratiwi bersama orang tuanya usai upacara penurunan bendera di Lapangan Pancasila Palopo dan Ratna Aulia, pembawa baki, tetap tegar meski tidak didampingi keluarga pada upacara pengibaran bendera di tempat yang sama, Minggu (17/8/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO – Dua anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) sukses menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (17/8/2025). 

Mereka adalah Rafifa Indah Pratiwi dan Ratna Aulia

Keduanya mencuri perhatian karena kisah haru di balik tugas sakral itu.

Rafifa Indah Pratiwi adalah siswi kelas XI SMA Negeri 3 Palopo

Ia merupakan putri bungsu Danramil Wara Kodim 1403 Palopo, Capt Inf Agus Purwono dan Nilawati.

Ia terlihat bahagia dan bangga usai menjalankan tugas menurunkan bendera di Lapangan Pancasila, Minggu sore. 

Didampingi orang tuanya, Rafifa mengaku lega dan bersyukur atas pencapaiannya.

“Alhamdulillah saya sangat senang berhasil menyelesaikan tugas. Saya merasa bangga bisa terpilih menjadi Paskibra,” ucap Rafifa kepada Tribun-Timur.com.

Ia menyebut ingin mengikuti jejak sang ayah menjadi bagian dari TNI, namun dengan cita-cita spesifik sebagai dokter tentara. 

“Saya ingin jadi dokter tentara. Terinspirasi dari ayah,” tambahnya.

Capt Inf Agus Purwono juga menyampaikan rasa bangganya. 

“Saya bangga karena anak saya bisa berpartisipasi mengibarkan bendera dalam rangka HUT RI,” ujarnya.

Menurut Agus, Rafifa mengalami banyak perubahan positif sejak bergabung sebagai Paskibra. 

“Perilakunya jauh lebih disiplin, lebih bertanggung jawab,” tuturnya.

Baca juga: Sosok Ratna Aulia Pembawa Baki HUT RI di Palopo, Cita-cita Polwan

Ratna Tegar Tanpa Keluarga

Berbeda dari Rafifa, kisah Ratna Aulia menyentuh sisi lain dari perjuangan anggota Paskibra. 

Ia adalah siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Palopo, kelahiran Barru, tahun 2009.

Ratna merupakan anak bungsu dari Supriadi dan Kasma. 

Kedua orang tuanya telah lama berpisah dan kini hidup masing-masing bersama pasangan baru. 

Ayahnya tinggal di Larompong, Kabupaten Luwu.

Ibunya menetap di Kalimantan.

Karena kondisi keluarga itu, Ratna tinggal di kos bersama kakaknya di Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Palopo

Ia latihan dengan penuh semangat meski tanpa dukungan langsung dari orang tua.

Setelah sekitar satu bulan latihan intensif, Ratna terpilih sebagai pembawa baki pada upacara pengibaran bendera, Minggu (17/8/2025).

“Senangnya karena bisa kumpul bersama teman-teman yang lain,” ucap Ratna lirih.

Ia sempat berharap sang ayah datang melihat langsung saat dirinya membawa baki. 

“Saya sangat berharap ayah datang, tapi dia tidak bisa karena sibuk,” ucapnya, menahan air mata.

Tak satu pun keluarganya hadir karena kakaknya sedang menjalani KKN. 

Meski begitu, Ratna tetap menjalankan tugasnya dengan tenang dan penuh tanggung jawab.

Ratna bercita-cita menjadi Polisi Wanita (Polwan). 

Ia ingin menjadi sosok perempuan tangguh dan membanggakan ayahnya. 

“Saya ingin mengabdi untuk negara dan membanggakan keluarga,” ujarnya.

Profil Singkat

Nama: Rafifa Indah Pratiwi

Asal sekolah: SMA Negeri 3 Palopo

Cita-cita: Dokter Tentara

Ayah: Capt Inf Agus Purwono

Ibu: Nilawati

Nama: Ratna Aulia

Asal sekolah: MAN Palopo

Cita-cita: Polwan

Ayah: Supriadi

Ibu: Kasma. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved