HUT RI ke 80
Ma'tompang, Tradisi Pusaka di Hari Kemerdekaan RI ke-80
Tradisi Ma’tompang digelar pemerhati pusaka di Makassar. Pembersihan pusaka jadi simbol cinta budaya di momen HUT RI ke-80.
Menurutnya, pegiat pusaka tidak mudah termakan mitos seperti keris bisa terbang atau tombak mendatangkan kekayaan.
“Mereka hanya menyalurkan hobi, mengapresiasi seni dan keterampilan orang-orang dulu, sekaligus menyerap energi dan semangat para pendahulu,” terang Amiril.
Ia menekankan ritual mattompang perlu rutin dilaksanakan agar budaya yang telah bersinergi dengan ajaran Islam tidak punah.
Kegiatan ini mendapat perhatian media yang mengabadikan setiap momen prosesi.
Ketua GPBM Bahrun Danu menyampaikan apresiasi kepada awak media.
“Terima kasih teman-teman media, karena telah ikut menjadi jembatan edukasi bagi masyarakat,” ujarnya sambil menatap antusiasme mereka yang setia mengikuti jalannya kegiatan.
Tradisi Ma’tompang menunjukkan pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pegiat budaya.
Tradisi ini bagian dari upaya memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya warisan bangsa.
Dengan kolaborasi berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai wujud penghormatan pada sejarah sekaligus pengayaan nilai kebangsaan.(*)
Laporan Citizen Reporter: Abdul Qahar Galeri Pusaka Bugis Makassar
| Aksi Heroik Azzam di Upacara HUT RI Diganjar Hadiah dari Kapolres Gowa |
|
|---|
| HUT RI ke-80, 160 Prajurit Babinminvetcaddam XIV/Hasanuddin Bersihkan Monumen Korban 40.000 Jiwa |
|
|---|
| Pemerataan Akses Digital Jadi Fokus Telkom di HUT ke-80 RI |
|
|---|
| Seragam Belum Dilepas, Kapolres Gowa Kunjungi Dua Bocah Viral Pengais Sisa Kue HUT ke-80 RI |
|
|---|
| Tragedi HUT RI ke-80 di Gunung Bawakaraeng, 65 Pendaki Dievakuasi 1 Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-08-17-Tradisi-Matompang.jpg)