Tidur Sehat Kunci Produktivitas, Perbanas Sulsel Gelar Sleep Wellness Workshop
peserta dibekali pemahaman pentingnya mengenali tanda gangguan tidur serta bagaimana tidur yang buruk memengaruhi performa kerja dan kesehatan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tidur yang berkualitas tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga memainkan peran krusial dalam menjaga produktivitas dan ketahanan stres di lingkungan kerja, terutama di sektor perbankan yang dikenal penuh tekanan.
Menyadari hal tersebut, Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) Sulawesi Selatan menggelar Sleep Wellness Workshop sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan insan perbankan, di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Makassar, Kamis, 24 Juli 2025.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Dokter Spesialis Paru, Prof Allen Widysantoso, serta Agnes Chow, seorang ahli terapi continuous positive airway pressure (CPAP), terapi yang memberikan aliran udara bertekanan positif ke saluran pernapasan untuk mengatasi gangguan tidur seperti sleep apnea.
Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya mengenali tanda-tanda gangguan tidur serta bagaimana tidur yang buruk dapat memengaruhi performa kerja dan kesehatan jangka panjang.
“Kita tahu bahwa stres di dunia perbankan sangat tinggi. Maka kami berinisiatif memberikan edukasi tentang tidur sehat. Banyak yang salah kaprah, menganggap tidur mengorok itu tandanya tidur pulas dan berkualitas, padahal justru bisa membahayakan kesehatan,” ujar Ketua Dewan Pengawas Perbanas Sulsel, Andi Hudli Huduri, di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa isu kesehatan menjadi salah satu perhatian utama Perbanas karena berdampak langsung terhadap produktivitas kerja. Tahun sebelumnya, Perbanas bahkan sempat mengadakan workshop penanganan henti jantung sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran medis di lingkungan perbankan.
Sebagai tindak lanjut dari rangkaian edukasi ini, Perbanas merencanakan mengundang ahli gizi untuk melengkapi edukasi kesehatan menyeluruh bagi anggotanya.
Selain fokus pada kesejahteraan karyawan, Perbanas Sulsel juga tengah menyiapkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang mendukung pemberdayaan UMKM, salah satunya dengan penyediaan 75 unit meja jualan untuk pelaku usaha mikro di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.
“Ini bentuk dukungan kita kepada Pemerintah Kota Makassar dalam penataan dan pembinaan UMKM. Kami ingin para pelaku usaha ini tertata rapi, punya fasilitas, dan bisa terus berkembang,” tambah Andi Hudli.
Perbanas juga tetap menjalankan agenda padat lainnya seperti peluncuran aplikasi layanan perbankan digital (Super Apps) dan kegiatan bersama komunitas Porsche Bank, namun seluruh rencana kerja sosial dan edukatif akan terus dijalankan secara konsisten dan tepat waktu.
| Penetapan Amir Uskara Jadi Komisaris Mandiri Sekuritas Tunggu UKK OJK |
|
|---|
| OJK Sulselbar Bekali PUJK Pelatihan Sensitivitas Layanan Ramah Difabel |
|
|---|
| Bappebti Kemendag Alihkan Tugas Pengaturan Aset Kripto dan Derivatif Keuangan ke OJK dan BI |
|
|---|
| TPAKD Summit 2024: Sinergi Membangun Literasi dan Inklusi Keuangan di Sulawesi Selatan |
|
|---|
| OJK Sulselbar dan BPS Kembali Gelar SNLIK 2025 , Dorong Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Workshp-Perbanas-Sleep-wellness.jpg)