Universitas Negeri Makassar
Dosen Sosiologi UNM Raih Hibah Internasional ISF Pulitzer 2025
Dari 271 proposal yang diajukan dari berbagai universitas di kawasan Afrika, Amerika Latin, dan ASEAN, hanya 14 yang lolos ke tahap pendanaan 2025.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Civitas akademika Universitas Negeri Makassar (UNM) terus mencetak reputasi baik.
Kali ini, datang dari dosen Program Studi Sosiologi yang berhasil meraih hibah pendidikan ajang internasional bergengsi Impact Seed Fund (ISF) Pulitzer Center.
ISF adalah hibah skala mikro Pulitzer Center yang bermarkas di Washington DC Amerika Serikat.
Hibah ini bertujuan untuk mendukung inisiatif di bidang pendidikan, penelitian, dan aktivitas ilmiah lainnya yang disorot oleh jurnalisme yang didukung oleh Pulitzer Center.
Dari 271 proposal yang diajukan dari berbagai universitas mewakili kawasan Afrika, Amerika Latin, dan ASEAN, hanya 14 yang lolos ke tahap pendanaan di tahun 2025.
Universitas Negeri Makassar (UNM), menjadi salah satu penerima hibah dari 14 universitas tersebut.
Baca juga: Tim Mahasiswa Sosiologi UNM Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2025
Berbekal proposal proyek berjudul “Guardians of Space, Storyteller of the Forest: Collaboration of Cerekang Indigenious Youth and Academics for Ecological Justice”, tim yang diketuai oleh Dr Idham Irwansyah Idrus dari Program Studi Sosiologi, berhasil membawa UNM bersanding dengan 13 universitas lainnya.
Adapun anggota tim lainnya adalah 4 orang dosen Prodi Sosiologi, yakni Bahrul Amsal, Ferdiyadi, Ulfa Utami Mappe, dan Sunaniah.
Proyek kolaborasi dan belajar bersama masyarakat adat ini, akan dilaksanakan di Dusun Cerekang, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Secara khusus, kegiatan ini ditujukan untuk menghasilkan bahan ajar kontekstual bagi mata kuliah Sosiologi Ruang dan Lingkungan yang diajarkan di Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar.
“Dampak dari kegiatan ini, tidak hanya bagi kegiatan pembelajaran. Tetapi juga akan mendukung tersampaikannya narasi dan praktik baik pengelolaan ruang dan lingkungan oleh komunitas adat”, kata Dr Idham
Pelaksanaan proyek akan berjalan pada Juli - November 2025. Proyek ini bekerjasama dengan organisasi non-profit Perkumpulan Wallacea dan kelompok masyarakat hukum adat Pejuang Muda Wija To Cerekang.(*)
| Rekam Jejak Kandidat Penentu Pemilihan Dekan FIKK UNM Tahap II, Prof Juhanis Potensi Unggul |
|
|---|
| Prof Juhanis Calon Kuat Dekan FIKK UNM 2026-2030: Berpengalaman Organisasi, Riset dan Jejaring Luas |
|
|---|
| Plt Rektor UNM: Harapan Kami, Isu Kampus Bukan Lagi Didominasi Demo tapi Prestasi |
|
|---|
| Prof Karta Jayadi Khawatir Opini Media Sosial dan Demo Hambat Kemajuan UNM |
|
|---|
| Pesan Prof Karta Jayadi kepada Civitas Akademika UNM Usai Tak Lagi Jadi Rektor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250723-Dosen-Sosiologi-UNM-Dr-Idham-Irwansyah-Idrus.jpg)