Makassar Mulia

Ekspresi Siswa saat Dipasangkan Seragam Munafri-Melinda, dari Sumringah hingga Tegang

HUMAS PEMKOT
PEMKOT MAKASSAR -  Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Melinda Aksa dan Sekda Zulkifly Nanda memasangkan seragam gratis kepada siswa SDN Lariang Bangi, Jl Latimojong, Senin (21/7/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ragam ekspresi siswa mewarnai launching seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota Makassar, Senin (21/7/2025).

Program unggulan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham ini mulai didistribusikan ke sejumlah sekolah.

Sekolah-sekolah tersebut di antaranya SMPN 3 Makassar, SMPN 40, SMPN 46, dan SMPN 48. 

Untuk SD, distribusi dilakukan di SD Aroepala, SD Sambung Jawa, SD Lariang Bangi, dan SD Gunung Sari Baru.

Acara launching terpusat di SDN Lariang Bangi, SMPN 46, dan SMPN 3 Makassar.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa dan jajaran disambut antusias oleh para siswa.

Suasana penuh semangat tampak saat orang nomor satu di Makassar tiba di lokasi kegiatan.

Pada momen itu, Munafri dan Melinda turut memasangkan seragam sekolah kepada sejumlah siswa sebagai simbolis.

Turut hadir pula Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar yang juga memasangkan seragam.

Mereka dengan teliti membantu mengancingkan seragam di tubuh para siswa.

Baca juga: Rp1,79Juta untuk Seragam, Orang tua Siswa SMPN 2 Makassar Terpaksa Beli Demi Anak Tak Beda Sendiri

Tampak beragam ekspresi siswa, dari yang tersenyum sumringah, terlihat tegang, hingga hanya menyunggingkan senyum tipis.

Bagi para siswa, momen itu menjadi pengalaman langka bertemu langsung dengan pejabat.

"Terima kasih Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Makassar atas bantuan seragam sekolah," ucap seorang siswa usai dipasangkan seragam.

"Saya senang sekali dapat seragam baru. Jadi bisa sekolah dengan semangat. Terima kasih sudah kasih seragam gratis untuk kami," tambahnya.

Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Ia berharap, program tersebut terus diperbaiki dan ditingkatkan setiap tahunnya.

Munafri juga mengingatkan agar tidak ada lagi praktik jual beli seragam di sekolah.

"Kami berharap seminimal mungkin, kalau bisa tidak ada lagi pengeluaran-pengeluaran tambahan yang dikeluarkan orang tua dalam memberikan pendidikan terhadap anak-anaknya," tegasnya.

September Rampung 100 Persen

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan distribusi seragam dilakukan secara bertahap.

Tahap kedua distribusi direncanakan berlangsung pada Rabu (23/7/2025), dan ditargetkan rampung seluruhnya pada September.

"Kalau lihat timelinenya, harapannya itu satu bulan, tapi kalau lihat detailnya itu sampai September. Insyaallah semua terwujud sampai akhir September nanti," kata Achi.

Ia juga menjelaskan, siswa yang belum menerima seragam dapat menggunakan seragam lama. Bila orang tua ingin membeli, tidak ada larangan ataupun paksaan dari pihak sekolah.

"Kalau kakak kelasnya punya baju seragam, silakan dipakai. Kalau memang orang tuanya mau belikan, kami juga persilakan," jelasnya. (*)