Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Beautiful Malino 2025

Festival Budaya Beautiful Malino 2025 Serap 20 Ribu Pengunjung di Hari Pertama

Beautiful Malino resmi dibuka di Hutan Pinus Gowa. Festival tahun ini tampil beda, usung tema budaya dan serap 20 ribu pengunjung di malam pertama.

Tribun-timur.com/sayyid zulfadli
BEAUTIFUL MALINO 2025 - Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang - Darmawangsyah Muin, bersama Direktur Politeknik Pariwisata Hariwijaya dan Asisten II Pemprov Sulsel Dr Ichsan Mustari membuka resmi Beautiful Malino di kawasan Hutan Pinus, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (9/7/2025) malam. 

TRIBUN-GOWA.COM, TINGGIMONCONG – Pesta wisata tahunan Beautiful Malino resmi dibuka di kawasan Hutan Pinus, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Rabu (9/7/2025) malam.

Festival kali ini hadir dengan nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Mengusung tema Colour of Culture, gelaran ini menonjolkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menyebut Beautiful Malino kali ini sukses menarik perhatian hingga 20 ribu pengunjung di malam pembukaan.

“Beautiful Malino tahun ini berbeda karena kami ingin lebih menonjolkan unsur budaya dan kearifan lokal Gowa yang sangat kaya. Ini penting diketahui, bukan hanya oleh masyarakat Gowa, tetapi juga seluruh masyarakat Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, keindahan alam Malino terkenal dengan hutan pinus dan udara sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta dataran tinggi.

“Tidak perlu ke Jawa, karena di Sulsel, khususnya di Kabupaten Gowa, kita punya potensi luar biasa yang bisa dikembangkan,” jelas Ketua PAN Sulsel ini.

Baca juga: Ashari Sitaba dan Raim Laode Hangatkan Ribuan Pengunjung Beautiful Malino

Ia menambahkan, pengunjung tahun ini tidak hanya berasal dari Gowa atau Sulawesi Selatan, tapi juga dari luar daerah seperti Kendari, Jawa, dan Kalimantan.

Ini menjadi sinyal positif bahwa Gowa berpeluang menjadi destinasi wisata unggulan mendunia.

Husniah menuturkan, festival ini merupakan bagian dari langkah awal pemerintahannya untuk memajukan sektor pariwisata di Gowa.

“Saya harap ke depannya kegiatan Beautiful Malino lebih meriah lagi dengan konsep yang lebih baik dari sekarang. Ini adalah kegiatan kami di awal periode kami memimpin. Doakan semuanya sukses dan bisa memperkaya pecinta wisata Sulsel,” ucapnya.

Ia juga menargetkan agar Beautiful Malino bisa masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

“Pastinya ada target, karena untuk masuk KEN harus mempersiapkan segala sesuatunya dalam bentuk kebudayaan. Jadi tadi konsep budaya kami tonjolkan, karena itu menjadi modal utama untuk bisa masuk KEN,” katanya.

Karena diselenggarakan selama lima hari, ia berharap jumlah pengunjung terus meningkat setiap harinya.

“Semoga setiap hari pengunjung selalu bertambah, karena setiap hari kita sajikan dan tampilkan hal yang berbeda untuk pengunjung,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved