Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gau Maraja

Festival Gau Maraja 2025 Sukses Digelar, Gaet Puluhan Ribu Pengunjung

Festival dibuka secara resmi di Lapangan Pallantikang oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
ISTIMEWA
6/7/2025, Festival Gau Maraja 2025 yang digelar di Kabupaten Maros berlangsung meriah dan sukses 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Festival Gau Maraja 2025 yang digelar di Kabupaten Maros berlangsung meriah dan sukses, menarik puluhan ribu pengunjung dari dalam dan luar negeri. 

Acara ini menampilkan 12 rangkaian kegiatan budaya dan menghadirkan partisipasi dari 20 negara.

Festival dibuka secara resmi di Lapangan Pallantikang oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon

Acara pembukaan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang turut menyampaikan apresiasi terhadap capaian Kabupaten Maros dalam peringatan Hari Jadi ke-66.

“Peringatan hari jadi bukan semata seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif untuk menata masa depan daerah secara lebih inklusif dan berkarakter,” ujar Fatmawati.

Festival yang mengusung tema 'Maju dan Berkembang sebagai Potensi Adat dan Budaya' ini menjadi panggung peluncuran program pelestarian kawasan situs prasejarah Leang-Leang, satu-satunya Taman Arkeologi di Sulawesi Selatan.

Kegiatan berlangsung selama beberapa hari, termasuk konferensi internasional di Gedung Serbaguna Pemkab Maros pada 4–5 Juli 2025, yang dihadiri pembicara dari berbagai negara.

Festival ditutup secara resmi di Taman Arkeologi Leang-Leang dengan pertunjukan seni budaya dan acara seremonial.

Salah satu agenda unggulan lainnya adalah Lomba Lagu Daerah yang digelar dua hari sebelum penutupan di Lapangan Pallantikang.

Ajang ini menjadi ruang apresiasi bagi talenta lokal dan memperkuat semangat pelestarian budaya.

Selain pertunjukan seni, festival ini juga menggeliatkan ekonomi lokal melalui partisipasi puluhan pelaku UMKM yang memamerkan produk unggulan daerah.

Kegiatan ini menjadi pusat transaksi ekonomi kreatif selama festival berlangsung.

Anggota Panitia Pengarah Festival Gau Maraja, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan seluruh mitra penyelenggara, termasuk Kementerian Kebudayaan RI, PERWIRA LPMT, Pemerintah Kabupaten Maros, Universitas Hasanuddin, dan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas nasional.

“Kita harus merawat nilai budaya karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan akarnya,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved