Mengenang Kisah Prada Heroik dan Pratu Hartono, 2 Prajurit Terbaik Kopassus Gugur di Medan Operasi
Prada Heroik dan Pratu Hartono gugur saat bertugas di Nanggroe Aceh Darussalam pada Maret 2004.
Pada pukul 06.00 WIB, kelompok penyerang dipimpin Letda Inf Richard Sangari mencari posisi kelompok GAM.
Sekitar pukul 06.45 WIB, Letda Inf Richard Sangari bersama Caraka Prada Aceng menemukan posisi GAM dengan jarak yang sangat dekat yaitu 1,5 meter di puncak bukit yang hutannya sangat rapat.
Kemudian Letda Inf Richard Sangari segera menembak mati tiga anggota GAM dan mendapatkan dua pucuk senjata M16.
Mendapat serangan mendadak, kelompok bersenjata GAM langsung melarikan diri namun dihadang oleh Kelompok Penutup 1 dan 2 Kopassus.
Baku tembak terjadi mengakibatkan dua anggota GAM tewas dan dua senjata AK47 berhasil disita.
Dua anggota GAM melarikan diri menyusuri irigasi sawah.
Prada Heroik dan Pratu Hartono pun mengejar anggota GAM yang melarikan diri itu.
Prada Heroik dan Pratu Hartono terus mengejar dan berhasil menembak dua anggota GAM namun masih lari dan bersembunyi di balik irigasi sawah.
Prada Heroik dan Pratu Hartono terus mencari sambil saling melindungi.
Namun naas, Prada Heroik dan Pratu Hartono terkena tembakan yang mengenai pangkal paha.
Prada Heroik sempat berteriak "Astagfirullah saya kena".
Prajurit yang lain langsung menarik Prada Heroik dan Pratu Hartono untuk diberikan pertolongan.
Ternyata luka tembak di pangkal paha mengenai pembuluh darah besar yang mengakibatkan darah keluar sangat banyak.
Upaya pertolongan dilakukan oleh Bintara Kesehatan Sertu Sumardi dengan memasang pembalut cepat untuk mencegah darah keluar.
Sertu Sumardi juga memasang infus.
| Karier Moncer Letnan Jenderal TNI Agus Widodo, Eks Kopassus Tugas di Badan Intelijen Negara |
|
|---|
| Jejak Karier Letjen Agus Widodo, Eks Kopassus Kini Wakil Kepala BIN Dampingi Purnawirawan TNI |
|
|---|
| Sosok Letjen TNI Djon Afriandi Anak Jenderal Kini Panglima Kopassus, Lulusan Terbaik Akmil 1995 |
|
|---|
| Profil Panglima Kopassus Letjen Djon Afriandi Lulusan Terbaik Akmil 95, Ayahnya Jenderal Bintang 2 |
|
|---|
| Karier Moncer Letjen TNI Djon Afriandi Panglima Kopassus, Putra Jenderal Purn Bintang 2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Mengenang-Kisah-Prada-Heroik-dan-Pratu-Hartono-2-Prajurit-Terbaik-Kopassus-Gugur-di-Medan-Operasi.jpg)