Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

47 Mahasiswa Sosiologi Unhas Teliti Dinamika Legislatif di DPRD Sulsel

Dalam paparannya, Rahman menekankan pentingnya komunikasi dan jejaring sosial dalam pengembangan karier, terutama bagi mahasiswa ilmu sosial.

Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kunjungan mahasiswa Sosiologi Unhas di DPRD Sulsel. Dalam kesempatan itu, Legislator Golkar Rahman Pina mengaku apresiasi karena adanya inisiatif melakukan penelitian edukasi di DPRD 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 47 mahasiswa Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP UNHAS), melakukan kunjungan lapangan ke Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu, 25 Juni 2025, pukul 10.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Sosiologi Politik yang bertujuan memberikan pemahaman langsung tentang dinamika kerja lembaga legislatif.

Kunjungan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, yang juga menjadi narasumber utama dalam sesi diskusi.

Dalam paparannya, Rahman menekankan pentingnya komunikasi dan jejaring sosial dalam pengembangan karier, terutama bagi mahasiswa ilmu sosial.

“Mahasiswa ilmu sosial perlu menyeimbangkan antara penyelesaian studi dan pengembangan keterampilan, termasuk kemampuan berinteraksi dan membangun hubungan dengan para senior yang kelak menjadi bagian dari perjalanan karier,” ujarnya.

Rahman juga mendorong mahasiswa untuk memperluas relasi dan mengasah kemampuan berpikir kritis, mengingat dunia kerja menuntut lebih dari sekadar pemahaman teori.

Kegiatan berlangsung formal namun interaktif. Mahasiswa turut mengajukan pertanyaan dan berdialog langsung dengan narasumber.

Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam mengikuti kunjungan yang dinilai aplikatif dan relevan dengan pembelajaran.

Tiga dosen turut mendampingi kegiatan ini, yaitu Dr. Rahmad Muhammad, M.Si. (koordinator), Dr Muh Iqbal Latief, dan Hari Ashari, Dalam penutup kegiatan, Dr Rahmad Muhammad menyampaikan pentingnya membangun jejaring dan berpikir kritis sebagai bekal menghadapi dunia sosial-politik.

“Kita belajar bahwa kesuksesan di dunia sosial politik tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi juga kemampuan membangun relasi, komunikasi yang cerdas, dan kepekaan terhadap dinamika masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga legislatif, sekaligus membekali mahasiswa dengan keterampilan sosial yang dibutuhkan di masa depan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved