Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profil Abdul Kadir Karding Sekjen KKSS Pendamping Amran, Sama-sama Menteri Prabowo

Amran Sulaiman mempercayakan Abdul Kadir Karding sebagai Sekjen BPP KKSS, sama-sama menteri di kabinet Prabowo-Gibran

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
PENGUKUHAN KKSS -- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menghadiri pelantikan pengurus BPP KKSS periode 2025-2030 di Jakarta Minggu (22/6/2025). Abdul Kadir Karding diamanahi sebagai Sekjen BPP KKSS. 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Duet maut dua menteri kabinet Prabowo Subianto memimpin Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) periode 2025-2030.

Keduanya yakni Andi Amran Sulaiman dan Abdul Kadir Karding.

Amran Sulaiman Menteri Pertanian di Kabinet Merah Putih.

Ia diamanahi sebagai Ketua Umum KKSS hasil Munas di Makassar 9-11 April 2025 lalu.

Amran Sulaiman mempercayakan Abdul Kadir Karding sebagai Sekjen BPP KKSS.

Sama seperti Amran, Abdul Kadir Karding menjabat menteri di Kabinet Merah Putih.

Prabowo mempercayakan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Pengukuhan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) periode 2025-2030 digelar di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta, Ahad (22/6/2025).

Dengan tema "Merebut Kebersamaan, Mengokohkan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Mengabdi untuk Negeri", acara ini menandai komitmen baru KKSS dalam membangun generasi unggul melalui pendidikan berdisiplin tinggi.  

Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, yang juga Menteri Pertanian, menyampaikan rasa syukurnya atas terpilihnya kepengurusan baru secara aklamasi untuk organisasi pemersatu yang telah berumur 52 tahun.

"Alhamdulillah, setelah terpilih, kami langsung bergerak cepat. Yang ditunggu adalah aksi nyata," ujarnya.

 Dalam pidatonya, Amran menekankan pentingnya pendidikan dan kolaborasi dalam membangun masa depan yang lebih baik.

"Tidak ada keberhasilan tanpa kerjasama," katanya.

Ia menegaskan pentingnya pendekatan tegas dalam sistem pendidikan yang akan diterapkan organisasi ini. 

"Seperti berlian yang terbentuk dari tekanan, kami ingin mencetak generasi tangguh melalui proses seleksi ketat dan pelatihan berstandar tinggi," tegas Amran

Menurutnya, KKSS akan membangun lima sekolah unggulan di berbagai daerah Sulawesi Selatan, Gowa, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

 "Kami tidak ingin sekadar mencetak lulusan biasa. Dari seribu mahasiswa, mungkin hanya dua ratus yang lulus karena kami hanya menginginkan yang terbaik," jelassnya.  

Selain sekolah unggulan, KKSS juga menggandeng Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk mendirikan perguruan tinggi dengan fokus pada fakultas kedokteran, pertanian, dan bisnis.

"Kami ingin dokter, ahli pertanian, dan pebisnis masa depan berasal dari pendidikan terbaik yang kami siapkan," tambah Amran yang juga Ketua IKA UNHAS.

Momen penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KKSS dan Unhas menjadi sorotan, menandai dimulainya kolaborasi strategis dalam dunia pendidikan.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding yang juga Sekjen BPP KKSS, lalu Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar, serta sejumlah gubernur dan bupati asal Sulawesi Selatan.  

Ketua Panitia, Chaerul Amir, menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh lebih dari 600 undangan, termasuk para pengurus harian KKSS yang baru dilantik.

"Ini adalah langkah awal untuk mewujudkan visi besar KKSS dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter," ujarnya.  

Dengan semangat "Getteng Lempu Temmapaselingang" (Kuat, Jujur, dan Saling Menghargai), KKSS bertekad untuk terus memperkuat jaringan 16 juta perantau Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia.

"Kota juga punya 10 gubernur asal Sulsel. Jika setiap dari kita bisa memengaruhi sepuluh orang, maka bersama-sama kita bisa mengubah arah negeri ini," tutup Amran, mengakhiri sambutannya dengan harapan besar bagi masa depan bangsa. 

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, KKSS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan, ekonomi, dan budaya, serta memperkuat kerukunan antar keluarga Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia.

Profil

Abdul Kadir Karding salah satu menteri berdarah Soppeng, Sulawesi Selatan.

Ia menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kabinet Merah Putih.

Kadir Karding lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 25 Maret 1973.

Lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia juga pernah melanjutkan studi magister Ilmu Politik di Universitas Nasional Jakarta.

Abdul Kadir juga menjabat sebagai Ketua Umum IKA UNDIP periode 2022-2027.

Sejak masa kuliah, Abdul Kadir aktif berorganisasi dan bergabung dengan PKB di usia muda. 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, Kardin memiliki harta sebesar Rp16 M.

Riwayat Pendidikan

SD Ogomas I Sojol, Donggala Sulawesi Tengah Tahun 1986

SMP Negeri 9 Palu, Sulawesi Tengah tahun 1986 - 1989

SMA Negeri 2 Palu, Sulawesi Tengah tahun 1989 - 1992

S1 Fak. Perikanan, UNDIP Semarang tahun 1997

S2 Administrasi Publik, UNDIP Semarang tahun 2009

Karier

Sekretaris Jenderal DPP PKB Periode 2014 - 2019

Ketua Fraksi MPR Partai Kebangkitan Bangsa periode 2014-2019

Anggota Badan Kerja sama antar Parlemen (BKSAP) DPR RI (2014-2019)

Kapoksi Komisi III DPR RI (2014-2019)

Anggota Komisi III DPR RI (2014-2019)

Anggota Komisi VII DPR RI (2019-sekarang)

Ketua Umum IKA UNDIP

Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg DPR RI) 2014-2015

Wakil Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa periode 2009-2014

Sekretaris Fraksi MPR Partai Kebangkitan Bangsa periode 2009-2014

Ketua Komisi VIII DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (2009-2012)

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah Periode 2001–2006

Executive Committee Young Liberal Democratic Asia Periode 2003–2009

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (2004-2009)

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (2003-2004)

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah (2001-2003)

Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah (1999-2001)

Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) (1995-1996)

Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan di Universitas Diponegoro (1994-1995)

Harta Kekayaan

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 14.274.608.000

1. Tanah Seluas 204 m2 di KAB / KOTA PATI, HASIL SENDIRI Rp.127.600.000

2. Tanah Seluas 3213 m2 di KAB / KOTA DEMAK, HASIL SENDIRI Rp. 803.250.000

3. Tanah Seluas 106 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 1.330.958.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 442 m2/140 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 663.000.000

5. Tanah Seluas 252 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 756.000.000

6. Tanah Seluas 304 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 912.000.000

7. Tanah Seluas 499 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 499.000.000

8. Tanah Seluas 1161 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 1.161.000.000

9. Tanah Seluas 840 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 630.000.000

10. Tanah Seluas 288 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 230.400.000

11. Tanah Seluas 5026 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 1.005.200.000

12. Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000

13. Tanah Seluas 1240 m2 di KAB / KOTA KUDUS, HASIL SENDIRI Rp. 620.000.000

14. Tanah Seluas 450 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 90.000.000

15. Tanah Seluas 330 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 198.000.000

16. Tanah Seluas 1738 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 347.600.000

17. Tanah dan Bangunan Seluas 320 m2/270 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 1.120.000.000

18. Tanah Seluas 788 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 3.152.000.000

19. Tanah Seluas 294 m2 di KAB / KOTA PATI, HASIL SENDIRI Rp.117.600.000

20. Tanah Seluas 211 m2 di KAB / KOTA PATI, HASIL SENDIRI Rp.211.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 950.000.000

1. MOBIL, BYD MINIBUS Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp.345.000.000

2. MOTOR, HONDA PHANTOM SEPEDA MOTOR Tahun 2003, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000

3. MOBIL, TOYOTA MINIBUS Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 600.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 556.700.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 412.812.023

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 16.194.120.023

III. HUTANG Rp. ----

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 16.194.120.023

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved