Profil Abdul Kadir Karding Sekjen KKSS Pendamping Amran, Sama-sama Menteri Prabowo
Amran Sulaiman mempercayakan Abdul Kadir Karding sebagai Sekjen BPP KKSS, sama-sama menteri di kabinet Prabowo-Gibran
TRIBUN-TIMUR.COM -- Duet maut dua menteri kabinet Prabowo Subianto memimpin Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) periode 2025-2030.
Keduanya yakni Andi Amran Sulaiman dan Abdul Kadir Karding.
Amran Sulaiman Menteri Pertanian di Kabinet Merah Putih.
Ia diamanahi sebagai Ketua Umum KKSS hasil Munas di Makassar 9-11 April 2025 lalu.
Amran Sulaiman mempercayakan Abdul Kadir Karding sebagai Sekjen BPP KKSS.
Sama seperti Amran, Abdul Kadir Karding menjabat menteri di Kabinet Merah Putih.
Prabowo mempercayakan Abdul Kadir Karding sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Pengukuhan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) periode 2025-2030 digelar di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta, Ahad (22/6/2025).
Dengan tema "Merebut Kebersamaan, Mengokohkan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Mengabdi untuk Negeri", acara ini menandai komitmen baru KKSS dalam membangun generasi unggul melalui pendidikan berdisiplin tinggi.
Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, yang juga Menteri Pertanian, menyampaikan rasa syukurnya atas terpilihnya kepengurusan baru secara aklamasi untuk organisasi pemersatu yang telah berumur 52 tahun.
"Alhamdulillah, setelah terpilih, kami langsung bergerak cepat. Yang ditunggu adalah aksi nyata," ujarnya.
Dalam pidatonya, Amran menekankan pentingnya pendidikan dan kolaborasi dalam membangun masa depan yang lebih baik.
"Tidak ada keberhasilan tanpa kerjasama," katanya.
Ia menegaskan pentingnya pendekatan tegas dalam sistem pendidikan yang akan diterapkan organisasi ini.
"Seperti berlian yang terbentuk dari tekanan, kami ingin mencetak generasi tangguh melalui proses seleksi ketat dan pelatihan berstandar tinggi," tegas Amran
Menurutnya, KKSS akan membangun lima sekolah unggulan di berbagai daerah Sulawesi Selatan, Gowa, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
"Kami tidak ingin sekadar mencetak lulusan biasa. Dari seribu mahasiswa, mungkin hanya dua ratus yang lulus karena kami hanya menginginkan yang terbaik," jelassnya.
Selain sekolah unggulan, KKSS juga menggandeng Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk mendirikan perguruan tinggi dengan fokus pada fakultas kedokteran, pertanian, dan bisnis.
"Kami ingin dokter, ahli pertanian, dan pebisnis masa depan berasal dari pendidikan terbaik yang kami siapkan," tambah Amran yang juga Ketua IKA UNHAS.
Momen penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KKSS dan Unhas menjadi sorotan, menandai dimulainya kolaborasi strategis dalam dunia pendidikan.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding yang juga Sekjen BPP KKSS, lalu Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar, serta sejumlah gubernur dan bupati asal Sulawesi Selatan.
Ketua Panitia, Chaerul Amir, menyampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh lebih dari 600 undangan, termasuk para pengurus harian KKSS yang baru dilantik.
"Ini adalah langkah awal untuk mewujudkan visi besar KKSS dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter," ujarnya.
Dengan semangat "Getteng Lempu Temmapaselingang" (Kuat, Jujur, dan Saling Menghargai), KKSS bertekad untuk terus memperkuat jaringan 16 juta perantau Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia.
"Kota juga punya 10 gubernur asal Sulsel. Jika setiap dari kita bisa memengaruhi sepuluh orang, maka bersama-sama kita bisa mengubah arah negeri ini," tutup Amran, mengakhiri sambutannya dengan harapan besar bagi masa depan bangsa.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, KKSS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan, ekonomi, dan budaya, serta memperkuat kerukunan antar keluarga Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia.
Profil
Abdul Kadir Karding salah satu menteri berdarah Soppeng, Sulawesi Selatan.
Ia menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran/Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kabinet Merah Putih.
Kadir Karding lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 25 Maret 1973.
Lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ia juga pernah melanjutkan studi magister Ilmu Politik di Universitas Nasional Jakarta.
Abdul Kadir juga menjabat sebagai Ketua Umum IKA UNDIP periode 2022-2027.
Sejak masa kuliah, Abdul Kadir aktif berorganisasi dan bergabung dengan PKB di usia muda.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, Kardin memiliki harta sebesar Rp16 M.
Riwayat Pendidikan
SD Ogomas I Sojol, Donggala Sulawesi Tengah Tahun 1986
SMP Negeri 9 Palu, Sulawesi Tengah tahun 1986 - 1989
SMA Negeri 2 Palu, Sulawesi Tengah tahun 1989 - 1992
S1 Fak. Perikanan, UNDIP Semarang tahun 1997
S2 Administrasi Publik, UNDIP Semarang tahun 2009
Karier
Sekretaris Jenderal DPP PKB Periode 2014 - 2019
Ketua Fraksi MPR Partai Kebangkitan Bangsa periode 2014-2019
Anggota Badan Kerja sama antar Parlemen (BKSAP) DPR RI (2014-2019)
Kapoksi Komisi III DPR RI (2014-2019)
Anggota Komisi III DPR RI (2014-2019)
Anggota Komisi VII DPR RI (2019-sekarang)
Ketua Umum IKA UNDIP
Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg DPR RI) 2014-2015
Wakil Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa periode 2009-2014
Sekretaris Fraksi MPR Partai Kebangkitan Bangsa periode 2009-2014
Ketua Komisi VIII DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (2009-2012)
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah Periode 2001–2006
Executive Committee Young Liberal Democratic Asia Periode 2003–2009
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (2004-2009)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah (2003-2004)
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah (2001-2003)
Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah (1999-2001)
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) (1995-1996)
Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan di Universitas Diponegoro (1994-1995)
Harta Kekayaan
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 14.274.608.000
1. Tanah Seluas 204 m2 di KAB / KOTA PATI, HASIL SENDIRI Rp.127.600.000
2. Tanah Seluas 3213 m2 di KAB / KOTA DEMAK, HASIL SENDIRI Rp. 803.250.000
3. Tanah Seluas 106 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 1.330.958.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 442 m2/140 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 663.000.000
5. Tanah Seluas 252 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 756.000.000
6. Tanah Seluas 304 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 912.000.000
7. Tanah Seluas 499 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 499.000.000
8. Tanah Seluas 1161 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU, HASIL SENDIRI Rp. 1.161.000.000
9. Tanah Seluas 840 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 630.000.000
10. Tanah Seluas 288 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 230.400.000
11. Tanah Seluas 5026 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 1.005.200.000
12. Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000
13. Tanah Seluas 1240 m2 di KAB / KOTA KUDUS, HASIL SENDIRI Rp. 620.000.000
14. Tanah Seluas 450 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 90.000.000
15. Tanah Seluas 330 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 198.000.000
16. Tanah Seluas 1738 m2 di KAB / KOTA KOTA PALU , HASIL SENDIRI Rp. 347.600.000
17. Tanah dan Bangunan Seluas 320 m2/270 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 1.120.000.000
18. Tanah Seluas 788 m2 di KAB / KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp. 3.152.000.000
19. Tanah Seluas 294 m2 di KAB / KOTA PATI, HASIL SENDIRI Rp.117.600.000
20. Tanah Seluas 211 m2 di KAB / KOTA PATI, HASIL SENDIRI Rp.211.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 950.000.000
1. MOBIL, BYD MINIBUS Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp.345.000.000
2. MOTOR, HONDA PHANTOM SEPEDA MOTOR Tahun 2003, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000
3. MOBIL, TOYOTA MINIBUS Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 600.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 556.700.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 412.812.023
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 16.194.120.023
III. HUTANG Rp. ----
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 16.194.120.023
| Andi Amran Sulaiman dan Masa Depan IKA Unhas |
|
|---|
| Ketua DPRD Sulsel Cicu: Andi Amran Sulaiman Jadi Penggerak Kekuatan IKA Unhas |
|
|---|
| Reaksi Andi Amran Sulaiman Usai Terpilih Lagi Ketua Umum PP IKA Unhas |
|
|---|
| Rahman Pina Tetapkan Amran Sulaiman Ketua IKA Unhas 2026-2030 |
|
|---|
| Kantongi 84 Persen Surat Usulan, Tak Ada Alumni Berani Lawan Amran Sulaiman Mubes IKA Unhas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Abdul-Kadir-Karding-menghadiri-pelantikan-pengurus-BPP-KKSS-454.jpg)