Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sapa Penonton di Makassar, Pemain Film Jodoh 3 Bujang Kenakan Baju Bodo dan Jas Tutup

Film Jodoh 3 Bujang sebuah drama komedi romantis yang terinspirasi dari fenomena sosial di Makassar.

Editor: Muh. Abdiwan
Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
SAPA PENONTON - Pemain film Jodoh 3 Bujang menyapa penonton di Panakkukang XXI, Jalan Pengayoman, Makassar, Jumat (20/6/2025) malam. Dalam kunjungan itu, para pemain mengenakan baju bodo dan jas tutup. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemain film Jodoh 3 Bujang menyapa penonton Makassar dalam acara special show yang digelar di Panakkukang XXI, Jalan Pengayoman, Makassar, Jumat (20/6/2025) malam.

Hadir Rey Bong, Christopher Nelwan, Jourdy Pranata, Elsa Sarsalina, Nara Banyu, dan Maysura membuat suasana semakin semarak.

Dalam kesempatan itu, para pemain mengenakan pakaian adat Sulawesi Selatan (Sulsel), baju bodo untuk perempuan dan jas tutup laki-laki.

Film Jodoh 3 Bujang sebuah drama komedi romantis yang terinspirasi dari fenomena sosial di Makassar.

Film ini diproduksi Starvision bersama Rhaya Flicks yang mengangkat kisah tiga bujang bersaudara, Fadly, Kifly, dan Ahmad.

Mereka diminta menikah secara bersamaan demi efisiensi biaya dalam menjaga tradisi.

Versi fiksi dari cerita ini dikembangkan dalam sosok Rio (Rey Bong), Damar (Christopher Nelwan), dan Bima (Jourdy Pranata).

Film ini menyoroti dinamika pencarian jodoh yang dibalut dengan unsur humor, nilai keluarga, serta pelajaran penting soal komunikasi dalam hubungan. 

Sepanjang perjalanan cerita, para tokoh pria bertemu perempuan-perempuan tangguh yang memberi warna dalam hidup mereka.

Tokoh wanita dalam film ini diperankan oleh aktor-aktor muda berbakat. 

Arzetti Bilbina memerankan sosok Rita bijaksana, Elsa Sarsalina sebagai Alya penuh pesona, Nara Banyu sebagai Tania enerjik, dan Maysura sebagai Rani, gadis berhijab tegas dan cerdas.

Maysura, yang mencuri perhatian lewat perannya sebagai Rani, menyampaikan kebahagiaannya atas sambutan hangat dari warga kota kelahirannya. 

“Rani adalah sosok perempuan yang tahu apa yang dia mau. Saya senang bisa memerankan karakter yang kuat dan positif, serta juga memperkenalkan tanah asal saya,” katanya.

Sementara itu, Jourdy Pranata menilai bahwa cerita dalam film ini sangat relevan dengan realita generasi muda masa kini. 

“Banyak konflik ringan tapi meaningful. Makanya kami optimis penonton bisa menikmati dengan hati,” tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved