PGRI Sulsel
Empat Potensi Guru Harus Dimiliki Pendidik, Muh Basri Gaffar:Sebab Kita Bukan Siapa-siapa Tanpa Guru
empat kompetensi guru tidak hanya melekat secara personal, tetapi juga menjadi tanggung jawab organisasi PGRI.
TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Enrekang menggelar Konferensi Kabupaten, Sabtu 21 Juni 2025.
Konferensi dihadiri tokoh dari daerah dan provinsi. Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Dr Muh Basri Gaffar menyampaikan arahan khusus dalam acara itu.
Hadir, antara lain, Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga, perwakilan Komisi III DPRD Enrekang, pengurus PGRI Provinsi Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama EnrekNg, dan sejumlah asisten daerah, serta Direktur Bank Sulselbar cabang Enrekang.
Dalam arahannya, Dr Muh Basri Gaffar menegaskan pentingnya peran guru dalam membangun peradaban dan mencerdaskan bangsa.
“Kita bukan siapa-siapa jika tidak ada guru. Karena itu, permintaan guru agar dijadikan prioritas adalah hal yang sangat wajar dan patut kita perjuangkan bersama,” tegas Muh Basri Gaffar.
Mantan Plt Kadis Pendidikan Sulsel itu juga mengingatkan bahwa terdapat empat kompetensi guru yang tidak hanya melekat secara personal, tetapi juga menjadi tanggung jawab organisasi.
Empat potensi Guru dimaksud adalah Kompetensi pedagogik, Kompetensi profesional, Kompetensi sosial, dan Kompetensi kepribadian.
Ke empat kompetensi Guru ini, lanjutnya, harus terus dikembangkan agar guru semakin siap menghadapi tantangan zaman dan tetap menjadi ujung tombak kemajuan daerah dan bangsa.
Di akhir sambutannya, Dr Muh Basri Gaffar menyampaikan ucapan selamat kepada panitia dan pengurus PGRI Kabupaten Enrekang yang telah sukses menyelenggarakan konferensi ini.
Di berharap, hasil dari konferensi ini dapat menghadirkan kepengurusan baru yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menjalin sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan pendidikan di Enrekang.
“Semoga pengurus yang terpilih mampu bekerja secara kolektif, komunikatif, dan berorientasi pada pelayanan terhadap guru dan dunia pendidikan secara umum,” kata Muh Basri Gaffar.
Acara konferensi berlangsung lancar dengan penuh semangat kebersamaan dan harapan baru bagi masa depan PGRI Enrekang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Basri-Gaffar-di-PGRI-Enrekang.jpg)