HMI Makassar Timur Gelar Seminar Nasional Soal Peran Pemuda dalam Ekspor-Impor
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pemuda untuk memahami mekanisme perdagangan internasional
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar Timur sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk "Menggagas Perubahan: Peran Pemuda dalam Memengaruhi Kebijakan Ekspor-Impor Nasional" yang berlangsung di Aula UnhasTV, Makassar, pada Senin (16/6/2025), dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari Bea Cukai Sulbagsel dan kalangan eksportir muda.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Ikbal, Wasekum Bidang Media & Komunikasi Publik HMI Makassar Timur ini menjadi wadah strategis bagi pemuda untuk memahami mekanisme perdagangan internasional sekaligus mendorong peran aktif dalam sektor ekspor-impor sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Panitia, Hilal Hamdi, dalam keterangannya mengatakan bahwa pemilihan tema ini merupakan bentuk aktualisasi peran HMI dalam membekali kader dengan pengetahuan praktis bidang ekonomi serta mendorong semangat kewirausahaan yang berorientasi pada bonus demografi.
“Kami memilih mengangkat tema ini sebagai bentuk aktualisasi sebagai insan yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur, kita sebagai pemuda yang berintelektual mampu menggagas perubahan dan berakselerasi untuk memaksimalkan segala potensi yang ada dan melalui kegiatan ini kami berharap kebijakan ekspor dan impor bisa kita pahami bersama dalam rangka mendorong kader HMI untuk menjadi entrepreneur demi mewujudkan bonus demografi 2045 mendatang,” ujar Hilal.
Cahya Nugraha, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, menyampaikan apresiasi atas inisiatif seminar ini karena telah membuka ruang edukasi kepada pemuda tentang dunia ekspor-impor yang selama ini masih dianggap rumit dan jauh dari jangkauan.
“Terima kasih inisiatif teman-teman HMI Cabang Makassar Timur, dengan menggerakkan para pemuda untuk memahami apa itu ekspor-impor itu,” ungkap Cahya, yang kemudian memberikan penjelasan dasar seputar ekspor, mulai dari pentingnya menemukan pembeli hingga kesederhanaan prosedur yang bisa dimulai dengan dokumen PEB atau melalui barang kiriman.
Ia menambahkan bahwa prosedur ekspor tidaklah serumit yang dibayangkan karena dapat dilakukan tanpa harus menggunakan kontainer besar, melainkan cukup dengan skema barang kiriman ataupun dibawa langsung oleh penumpang, sesuai aturan yang berlaku.
Ketua Umum HMI Cabang Makassar Timur, Muh. Zulfikar Ridha, dalam penutupan kegiatan menyampaikan harapannya agar diskusi ini menjadi awal dari keterlibatan pemuda dalam mengisi ruang ekonomi nasional melalui UMKM dan ekspor.
“Setelah kegiatan hari ini, harapan kami dari HMI Maktim tentu ada kontinuitas dari hasil diskusi teman-teman,” ujarnya, menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam aktivitas ekonomi riil sebagai bagian dari peran strategis menuju kemandirian ekonomi bangsa.
“Hadirnya kegiatan ini bagaimana kita memberdayakan HMI dan teman-teman lainnya khususnya pemuda untuk menjemput Indonesia Emas 2045,” pungkas Zulfikar, menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung anggota untuk terlibat aktif di sektor ekspor dan kewirausahaan global.
HMI Maktim
'Cinta Tak Butuh Suara' Satriani dan Wai Kwan Ha Nikah Hari Ini di Wajo |
![]() |
---|
Konsorsium KPTCN dan BOLT Seminar di Tohoku, Rangkaian Summer School in Japan |
![]() |
---|
Bupati Gowa Husniah Talenrang Raih Gelar Doktor di UMI Makassar |
![]() |
---|
Siapa Sosok Oknum Jaksa Disebut Peras Terdakwa Uang Palsu Annar Sampetoding Rp5 M? Kejati Buka Suara |
![]() |
---|
Kenalkan Brigjen Hindratno Devidanto, Alumnus Akmil 1998 Pecah Bintang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.