Disdikbud Parepare Siap Laksanakan SPMB untuk SD dan SMP, Dimulai 16 Juni
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, Makmur mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan SPMB 2025 di Kota Parepare.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk tingkat SD dan SMP akan dimulai pada 16 Juni 2025 mendatang.
Pendaftaran dibuka melalui empat jalur yakni domisili, afirmasi, mutasi dan prestasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, Makmur mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan SPMB 2025 di Kota Parepare.
Kata dia, dalam SPMB tahun ini berbeda dengan sistem penerimaan tahun sebelumnya.
"Jadi tahun ini transparan, untuk SMP jalur prestasinya anak-anak jadi orang lain bisa lihat, dia berada di peringkat berapa, orang lain di peringkat mana," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (10/6/2025).
Makmur mengungkapkan, tahun ini juga memberlakukan sistem domisili menggantikan sistem zonasi di tahun sebelumnya.
Di Parepare, anak-anak yang mendaftar jalur domisili harus sesuai dengan alamat RT/RW dan kelurahannya.
"Zona diganti dengan domisili. Di Permendik baru kita bukan nama zona (yang digunakan) dia pakai domisili. Kalau di Parepare sesuai dengan RT/RW dan Kelurahan," ungkapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya menggunakan domisili RT/RW dan kelurahan agar penempatan peserta didik terarah dengan baik.
"Parepare itu cuma 4 kecamatan, kita agak susah kalau menggunakan kecamatan, sehingga untuk lebih terarahnya domisili ini kita gunakan per kelurahan," ucapnya.
"Timbul pertanyaan, tapi tidak semua kelurahan RW/RT punya sekolah. Jadi kita menganut sistem domisili itu berapa anak pendaftar berada di wilayah yang masuk domisili. Misalnya, kita tetapkan 40 persen domisili, terima misalnya 200 berarti 40 persennya, 80 orang kan, nah 80 ini tersebar berdasarkan rt/rw setelah itu kita tutup zonanya," jelasnya.
Dia pun akan menyediakan aplikasi untuk SPMB tahun ini.
"Insyaa Allah kita siapkan aplikasi. Mudah mudahan tidak ada kendala," tandasnya.(*)
| Sulawesi Tidak Mau Lagi Jadi Penonton, AGH Baharuddin HS Didorong Isi AHWA Muktamar NU |
|
|---|
| ITH Parepare Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Pekan Depan, Dosen Bisa WFA |
|
|---|
| Ular Piton Berukuran 6 Meter Serang Petani Parepare, Terpaksa Dilumpuhkan dengan Parang |
|
|---|
| Imigrasi Sulsel Tetapkan Lemoe dan Galung Maloang sebagai Desa Binaan, Fokus Cegah TPPO |
|
|---|
| IAIN Parepare Batasi Penggunaan Energi, Tunggu Edaran Kemenag untuk PJJ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SPMB-2025-Kepala-Dinas-Pendidikan-dan-Kebudayaan-Parepare-Makmur.jpg)