Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Yahya Waloni Wafat

Perjalanan Karier Ustaz Yahya Waloni, Dai Kondang Wafat Setelah Khutbah di Gowa Sulsel

Penangkapan Yahya berlangsung sehari setelah Bareskrim menangkap Muhammad Kece Murtadin, YouTuber tersangkut kasus penistaan agama.

Editor: Ansar
TribunManado
YAHYA WALONI - Perjalanan karier Ustaz Yahya Yopie Waloni (55) penceramah dan eks pendeta meninggal usai khutbah di Masjid Darul Falah, Jl Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Rappocini, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Perjalanan karier Ustaz Yahya Yopie Waloni (55) penceramah dan eks pendeta meninggal usai khutbah di Masjid Darul Falah, Jl Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Rappocini, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025) siang.

Suka duka menyelimuti Ustaz Yahya Waloni semasa hidupnya.

Meski disenangi sejumlah jemaah, namun masih ada kendala yang dilaluinya, termasuk persoalan hukum.

Yahya Waloni, penceramah kritis dalam menyampaikan pendapatnya.

Pria kelahiran Minahasa, Manado, 30 November 1970 itu pernah ditangkap anggota Bareskrim Mabes Polri pada Kamis (26/8/2021) lalu.

Yahya dituduh menyebarkan ujaran kebencian setelah menyebut Injil sebagai kitab suci fiktif alias palsu.

Penangkapan Yahya berlangsung sehari setelah Bareskrim menangkap Muhammad Kece Murtadin, YouTuber tersangkut kasus penistaan agama.

Profil Yahya Waloni

Yahya Waloni lahir dengan nama Yahya Yopie Waloni.

Dia dilahirkan di kota Manado 30 November 1970.

Keluarganya berdarah Minahasa yang taat pada agama Kristen.

Ustad Yahya Waloni diketahui pernah terdaftar sebagai pemuka agama pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.

Ustaz Yahya Waloni mendapat julukan sebagai Ustad Pansos (Panjat Sosial) dari aktivis medsos Denny Siregar.

Melansir TribunManado.co.id, dia diketahui pernah menjabat sebagai Ketua atau Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong tahun 1997-2004.

Dia pernah menetap di Sorong sejak tahun 1997 - 2004 karena pindah ke Balikpapan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved