Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bulan Dzulhijjah

8 Peristiwa Penting di Bulan Dzulhijjah

Bulan ini dipenuhi dengan berbagai peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah sekaligus momen ibadah yang luar biasa bagi umat Muslim.

Tayang:
Editor: Sakinah Sudin
Freepik
PERISTIWA PENTING BULAN DZULHIJJAH - Ilustrasi bulan Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriyah 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriyah dan memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Bulan ini dipenuhi dengan berbagai peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah sekaligus momen ibadah yang luar biasa bagi umat Muslim.

Berikut 8 peristiwa dan amalan penting di Bulan Dzulhijjah:

1. Pelaksanaan Ibadah Haji

Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi yang mampu.

Puncaknya terjadi pada tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah. 

Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Mekah untuk melaksanakan manasik haji, seperti thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, dan melontar jumrah.

2. Hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Hari Tarwiyah menandai awal dimulainya rangkaian ibadah haji. Pada hari ini, jamaah haji mulai bergerak dari Mekah menuju Mina untuk melaksanakan ibadah dan bermalam.

Nama "Tarwiyah" berasal dari kata "rawa" yang berarti membawa air, karena dahulu para jamaah membawa persediaan air untuk perjalanan ke Arafah.

3. Wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah)

Wukuf di Arafah merupakan inti dari ibadah haji. Rasulullah SAW bersabda, “Haji itu Arafah” (HR. Tirmidzi).

Pada hari ini, jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk berdoa dan bermunajat.

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, disunnahkan untuk berpuasa Arafah karena keutamaannya dapat menghapus dosa selama dua tahun.

4. Turunnya Ayat Terakhir Al-Qur'an

Salah satu pendapat ulama menyebutkan bahwa ayat terakhir yang diturunkan, yaitu:

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu…” (QS. Al-Ma'idah: 3) 

diturunkan pada saat wukuf di Arafah, 9 Dzulhijjah tahun 10 H.

Peristiwa ini menunjukkan kesempurnaan agama Islam dan menjadi momen bersejarah dalam dakwah Nabi Muhammad SAW.

5. Idul Adha (10 Dzulhijjah)

Tanggal 10 Dzulhijjah adalah Hari Raya Idul Adha, hari raya besar umat Islam yang dirayakan dengan shalat dan penyembelihan hewan kurban.

Idul Adha memperingati kepatuhan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya Ismail AS sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

6. Hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah)

Tiga hari setelah Idul Adha disebut Hari Tasyrik.

Pada hari ini, jamaah haji melakukan pelontaran jumrah di Mina, dan umat Islam lainnya dianjurkan memperbanyak takbir, tahlil, serta tidak berpuasa. Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan bersyukur atas nikmat Allah.

7. Peristiwa Kurban Nabi Ibrahim AS

Di bulan Dzulhijjah, terjadi peristiwa besar yang menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban: kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS terhadap putranya Ismail AS.

Ketundukan dan kepatuhan kedua nabi ini menjadi simbol ketaatan sempurna kepada perintah Allah, meski dengan pengorbanan besar.

8. Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang paling dicintai Allah untuk beramal shalih.

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada hari-hari yang amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari sepuluh ini." (HR. Bukhari).

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat, puasa, dzikir, sedekah, dan membaca Al-Qur’an selama hari-hari tersebut.

Penutup

Dzulhijjah bukan hanya tentang ibadah haji atau kurban, tetapi juga momentum untuk memperkuat ketaatan, keikhlasan, dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Memahami dan menghayati 8 peristiwa penting di bulan ini akan menambah keimanan dan semangat kita dalam beribadah.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan Dzulhijjah, baik di rumah maupun di Tanah Suci. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved