Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jusuf Manggabarani Meninggal

Dibantu Budhi Haryanto, Jusuf Manggabarani Berhasil Redam Kerusuhan SARA di Makassar

Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri, Brigjen Budhi Haryanto (52) punya kenangan khusus dengan almarhum Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggaba

Editor: Edi Sumardi
DOK PRIBADI
BUDHI DAN PUANG OCHA - Foto kenangan Jusuf Manggabarani bersama dengan Budhi Haryanto. Saat itu, mereka sama-sama di Korps Brimob, Budhi Haryanto di-BKO-kan ke Makassar pada medio September 1997 atau 28 tahun lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri, Brigjen Budhi Haryanto (52) punya kenangan khusus dengan almarhum Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani (11 Februari 1953 – 20 Mei 2025).

Keduanya sama-sama dari Brigade Mobil (Brimob).

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Akpol pada tahun 1995, Budhi ditugaskan di Korps Brimob.

Mulai dari menjabat Wadan Unit II Subdenpas Gegana Korps Brimob Polri, lalu Kasubden II Detasemen C Satuan Brimob.

Padaa tahun 1997, 2 tahun setelah lulus dari Akpol, Budhi di-BKO-kan ke Makassar, Sulsel.

Di bawah komando Puang Oca, sapaan Jusuf Manggabarani, Budhi ditugaskan mengamankan kerusuhan SARA yang menimpa etnis Tionghoa di Ujungpandang (Makassar), September 1997. 

Saat itu Puang Oca menjabat Danmen I Pusbrimob Polri.

BUDHI DAN PUANG OCHA - Foto kenangan Jusuf Manggabarani bersama dengan Budhi Haryanto. Saat itu, mereka sama-sama di Korps Brimob, Budhi Haryanto di-BKO-kan ke Makassar pada medio September 1997 atau 28 tahun lalu.
BUDHI DAN PUANG OCHA - Foto kenangan Jusuf Manggabarani bersama dengan Budhi Haryanto. Saat itu, mereka sama-sama di Korps Brimob, Budhi Haryanto di-BKO-kan ke Makassar pada medio September 1997 atau 28 tahun lalu. (DOK PRIBADI)

Eskalasi kasus kriminal itu memicu penjarahan dan konflik berbau SARA ini merusak dan membakar 1.535 rumah toko, 77 mobil dan 155 sepeda motor hangus dibakar massa.

Kerugian material kala itu, ditaksir Rp17,5 miliar.

Baca juga: Legacy Komjen Purn Jusuf Manggabarani: Urus Sendiri SIM di Polrestabes Makassar walau Jenderal

Brimob diterjunkan mengamankan situasi.

"Hampir sebulan Makassar tegang, jalan sepi, dan isu massa sudah rasialis," kata Budi mengenang ketika menjadi narasumber diskusi jurnalis bertema "Bagaimana Makassar Jelang Pemilu 2024?" di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen ( AJI ) Kota Makassar, Jl Raya Pendidikan II, Rappocini, Makassar, Kamis (17/11/2022) sore.

Bersama 20 personel pasukan elite Polri dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, diterjunkan ke Makassar bersama 10 unit motor.

"Kami hanya enam orang, sisanya sniper dan pasukan perintis antihuruhara dan tidur di aula Mapolwiltabes," ujar Budhi yang saat itu menjabat Kapolrestabes Makassar.

Puang Oca pun berhasil meredam konflik.

Baca juga: Komandan Brimob Sulsel Urus Langsung Jenazah Komjen Jusuf Manggabarani

Dia kemudian dilantik menjadi Kapolwiltabes Makassar, Oktober 1997.

"Kami banyak belajar dari Jenderal Jusuf Manggabarani saat itu. Tegas, disiplin dan tahu emosi orang-orang sekampungnya," tutur Budhi.

Setelah Kapolwiltabes Makassar, Puang Oca kemudian dipromosi jadi Wakapolda Sulsel lalu jabat Kapolda Sulsel, dan Irwasum Polri.

Puang Oca kemudian pensiun dengan jenderal bintang tiga, setelah menjabat Wakapolri.

Baca juga: Sosok Jusuf Manggabarani Tolak Jadi Kapolres Karena Cinta Brimob

Jusuf meninggal dunia pada usia 72 tahun,

Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulsel, Selasa (20/5/2025) hari ini.

Riwayat Karier

Semasa hidupnya, Puang Oca pernah memangku banyak jabatan di Polri.

Dia Brimob tulen.

Berikut ini riwayat jabatannya:

*Pama Komdak XV/Bali (1975)

*Danton 3 Kompi 5142 Satbrimobda Komdak XV/Bali (1976)

*Danki 5142 Satbrimobda Komdak XV/Bali (1977)

*Danki 5115 Satbrimobda Komdak XV/Bali (1978)

*Paur Ops Satbrimobda Komdak XV/Bali (1979)

*Kasat Sabhara Poltabes Ujung Pandang (1981)

*Kabag Ops Poltabes Ujung Pandang (1982)

*Wadansat Brimob Komdak XVIII/Sulselra (1983)

*Wadansat Brimob Polda Nusra (1984)

*Danden Gegana Pusbrimob Polri (1988)

*Kasat Brimob Polda Sulselra (1990)

*Kasat Brimob Polda Nusra (1992)

*Kasat Gegana Pusbrimob Polri (1993)

*Ses Pusdik Pusbrimob Polri (1994)

*Wakapusdik Pusbrimob Polri (1995)

*Danmen I Pusbrimob Polri (1997)

*Kapolwiltabes Bandung (1998)

*Wakapolda Sulsel (1999)

*Kakor Brimob Polri (2001)

*Kapolda Aceh (2002)

*Kapolda Sulsel (2003)

*Kadiv Propam Polri (2005)

*Irwasum Polri (2007)

*Wakapolri (2010—2011).(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved