Kalla Group
Kalla Kini Fokus di Bisnis Energi Terbarukan
Demikian penekanan Chief Executive Officer (CEO) Kalla, Solihin Jusuf Kalla, saat memaparkan fokus bisnis Kalla dalam Board Forum Mandiri Group Q1
Penulis: Rudi Salam | Editor: Edi Sumardi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Fokus Bisnis Kalla saat ini adalah energi terbarukan atau renewable energy.
Demikian penekanan Chief Executive Officer (CEO) Kalla, Solihin Jusuf Kalla, saat memaparkan fokus bisnis Kalla dalam Board Forum Mandiri Group Q1 2025.
Board Forum Mandiri Group Q1 2025 digelar di Auditorium Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Mei 2025 lalu.
Board Forum merupakan agenda rutin yang digelar Mandiri Group secara triwulanan untuk terus meningkatkan kinerja serta tetap relevan dengan perkembangan.
Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh inspirasional untuk membangun wawasan yang terus dapat memperkuat komitmen dalam memberi kontribusi kepada negeri.
Chatib Basri yang merupakan ekonom dan Menteri Keuangan Republik Indonesia 2013-2014 juga turut menjadi pembicara dalam acara ini.
Solihin memulai pemaparannya dengan mengulas perjalanan Kalla dari tahun 1952 hingga dapat bertahan sampai saat ini di generasi ketiga.
“Kalla adalah usaha dari kakek saya, almarhum Hadji Kalla yang berdiri pada 18 Oktober 1952 yang kini genap berusia 72 tahun. Hal yang membuat kami bertahan tentu dengan values perusahaan yang kuat dan telah diwariskan dengan sangat baik hingga ke saya sebagai generasi ketiga. Nilai tersebut adalah Kerja Ibadah, Apresiasi Pelanggan, Lebih Cepat dan Lebih Baik serta Aktif Bersama,” kata Solihin, dalam keterangan tertulis, Senin (19/5/2025).
Baca juga: Solihin Jusuf Kalla dan Haji Isam, 2 Putra Sulsel Diundang Ketemu Pendiri Microsoft Bill Gates
Saat ini Kalla memiliki 7 ekosistem bisnis yang terdiri atas otomotif, transportasi & logistik, konstruksi, properti, mineral, energy dan edukasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kalla telah mengembangkan bisnis energinya melalui Poso Energy, Malea Hydropower, Mamuju Tumbuan Energy dan Kerinci Merangin Hidro.
"Fokus Bisnis Kalla saat ini renewable energy (energi terbarukan). Kapasitas PLTA yang telah terpasang sejauh ini ialah PLTA Poso berkapasitas 610 MW, PLTA Malea berkapasitas 100 MW, PLTA Kerinci berkapasitas 480 MW dan PLTA BMS berkapasitas 225 MW. Nah, proyek selanjutnya ialah PLTA Poso 3 berkapasitas 400 MW, PLTA Mamuju Bawah berkapasitas 360 MW dan PLTA Mamuju Atas berkapasitas 90 MW," jelas Solihin mengatakan.
Ia juga kembali menegaskan komitmen penuh terhadap pemberdayaan potensi lokal Indonesia dalam proyek pengerjaan PLTA yang telah dilakukan Kalla sejauh ini.
“Serastus persen proyek PLTA kami dikerjakan oleh Tenaga Kerja Lokal dengan sumber pendanaan dari perbankan lokal Indonesia,” tegasnya.
Fokus bisnis renewable energy ini tak lepas dari komitmen Kalla terhadap pemenuhan Net Zero Emission pada 2060.
Oleh karena itu, percepatan transisi energi dari energi fosil menuju green energy harus dilakukan demi terwujudnya kemandirian energi, ketahanan energi, pengembangan berkelanjutan, ketahanan iklim dan kondisi rendah karbon.(*)
| KALLA Optimis Tetap Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global |
|
|---|
| Solihin Jusuf Kalla Ajak Karyawan dan Unit Bisnis Kalla Group Perkuat Sinergi |
|
|---|
| LAZ Hadji Kalla dan Kalla Rescue Tanggap Banjir di Makassar, Salurkan Bantuan untuk 1.349 Jiwa |
|
|---|
| Kalla Rescue Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dengan Pelatihan Intensif di Berbagai Bidang |
|
|---|
| 100 Instansi Hadiri Customer Gathering Kalla Translog di Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/CEOKalla-Solihin-Jusuf-Kalla-1-1952025.jpg)