Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rekam Jejak Saor Siagian Advokat Incar Hercules, Eks Pengacara Novel Baswedan

Saor sempat mengungkit ucapan Hercules soal pengerahan 50 ribu anggotanya untuk menggeruduk Gedung Sate, kantor Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Tayang:
Editor: Ansar
https://saorsiagian.com/Tangkapan layar GRIB TV
PROFIL SAOR SIAGIAN - Kolase Saor Siagian dan Hercules. Berikut profil advokat Saor Siagian yang membuat Ketua Umum GRIB JAYA Hercules dan keluarganya syok. Saor pernah menjadi kuasa hukum Abrahan Samad. 

Saor Siagian diketahui memiliki istri bernama Mery Sibarani dan tiga anak yakni Bunga Meisa Siagian, Maria Grace Delima Siagian, dan Paulus Reinhard Siagian.

Selama menjadi pengacara, ia telah banyak membela Gereja yang ditindas, termasuk Gereja HKBP Pondok Timur, Bekasi.

Pada 2012 silam, Saor Siagian masuk dalam daftar 21 Tokoh Kristiani 2012 versi Majalah Kristen Nawastu.

Dikutip dari Tribunnews, Saor Siagian pernah menjadi kuasa hukum Novel Baswedan.

Saor Siagian-lah sosok yang menjadi kuasa hukum Abraham Samad yang kala itu menjabat sebagai ketua KPK terkait kasus penyalahgunaan wewenang.

Pada tahun yang sama, Saor Siagian dipercaya sebagai kuasa hukum Novel Baswedan yang pada tahun 2015 ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan pada pelaku pencurian sarang burung walet.

Pada 2017, ia kembali menjadi kuasa hukum Novel Baswedan ketika Novel dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik Direktur Penyidikan KPK saat itu, Brigjen Pol Aris Budiman.

Hercules ditantang

Mantan aktivis Mahasiswa UMI Makassar Andi Jamal Kamaruddin sedang viral menantang Ketua Umum GRIB Hercules.

Andi Jamal yang akrab di sapa Om Bethel mengajak duel Pertarungan dalam sarung (dalam bahasa Bugis: Sigajang Laleng Lipa atau Sitobo Lalang Lipa).

Tradisi ini umumnya digunakan untuk menyelesaikan masalah atau pertikaian saat semua upaya damai telah gagal.

Tradisi ini melibatkan dua pria yang bertarung di dalam sebuah sarung, menggunakan badik (senjata tradisional).

Budayawan Sulsel Azis Nojeng melihat tradisi 'Sitobo Lalang Lipa' memang tertulis dalam lontara di Kabupaten Gowa.

Hanya saja, tradisi ini tidak sepenuhnya dilakukan masyarakat Sulsel di seluruh daerah.

Sitobo Lalang Lipa menjadi cara terakhir menyelesaikan masalah antara dua pihak yang berselisih.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved