Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran Makassar

Kecewa Ibunya Nikah Lagi, Pemuda di Makassar Nekat Bakar Rumah hingga Tewaskan Nenek

Pemuda mabuk berusia 36 tahun berinisial A nekat membakar rumah neneknya di Jl Barawaja Timur, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
BAKAR RUMAH - Tampang A, pemuda usia 36 tahun yang bakar rumah di Jl Barawaja Timur, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (4/5/2025). Akibat kejadian itu, Dg Ngai, nenek pelaku tewas. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemuda mabuk berusia 36 tahun berinisial A nekat membakar rumah di Jl Barawaja Timur, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Ahad atau Minggu (4/5/2025).

Akibatnya, nenek pelaku bernama Dg Ngai (63) tewas dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Panakkukang AKP Aris Satrio mengatakan, ia dan jajarannya awalnya mengira kebakaran itu murni peristiwa tanpa unsur kesengajaan.

"Namun, kami mendapatkan informasi bahwa adanya unsur kesengajaan dan kami melakukan penyelidikan," kata Aris Satrio saat ditemui wartawan di kantornya.

Dalam serangkaian penyelidikan, terduga pelaku mengarah ke pria inisial A yang merupakan cucu korban.

"Langsung kami melakukan pencarian terhadap pelaku pembakaran tersebut. Kurang lebih setengah jam, kami dapati pelaku berinisial A yang sempat melarikan diri setelah melakukan pembakaran ke rumah korban," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Jl Barawaja Timur Makassar Tewaskan Nenek 63 tahun

Setelah diamankan, A yang diinterogasi mengaku perbuatannya.

"Cara membakarnya ini jadi pelaku pada saat itu informasinya menendang botol yang berisi bahan bakar minyak ke arah rumah korban sampai isi bahan bakar tersebut terpental dan mengenai rumah," kata Aris.

"Setelah itu pelaku langsung membakar dengan menggunakan korek api gas," lanjutnya 

Saat itu, kata Aris, A memang dalam kondisi mabuk akibat pengaruh minuman keras.

"Untuk saya dapat informasi bahwa memang pelaku habis meminum minuman tuak atau disebut ballo," sebutnya.

Sementara untuk motif pembakaran rumah dikatakan Aris, masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Hanya saja kata Aris, dirinya mendapatkan informasi bahwa pelaku kecewa mengetahui ibunya menikah lagi tanpa sepengetahuannya.

"Kami mendapatkan informasi awal adanya motif karena kesal dari pelaku usai tidak dapat informasi mengenai ibunya yang menikah," terang Aris

"Tetapi setelah kami tanyakan terhadap tersangka dia menyangkal, namun demikian kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved