Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi di Makassar Tertembak

Identitas Aldi Monyet Masih Misterius Usai Tembak Aiptu Noval

dentitas Aldi Monyet, terduga begal yang tembak Aiptu Noval, masih misterius meski sudah ditangkap tim gabungan kepolisian.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-Timur.com/Muslimin Emba
LOKASI PENEMBAKAN - Suasana lokasi tertembaknya Aiptu Noval saat menangkap Aldi Monyet di Jl Jalahong Dg Mattutu, Makassar, Senin (5/5/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM – Sosok Aldi Monyet masih misterius meski telah ditangkap tim gabungan Resmob Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes Makassar, dan Resmob Polres Pelabuhan Makassar, Minggu (4/5/2025).

Aldi ditangkap setelah kabur usai melawan Aiptu Noval, anggota Polres Pelabuhan Makassar.

Penangkapan berlangsung di Jl Jalahong Dg Mattutu, Kelurahan Bara-barayya, Kecamatan Makassar.

Namun, Aiptu Noval justru tertembak di bagian dada dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

Ketua RT 1/RW 1 Kelurahan Bara-barayya, Lena, mengatakan Aiptu Noval merupakan warganya.

"Pak Nova ini lahir besar di sini memang, sama saya di sini juga besar," kata Lena, Senin (5/5/2025).

Namun menurut Lena, Aldi Monyet bukan warga setempat.

"Saya lihat itu anak (Aldi Monyet), dia bukan orang di sini. Dia bukan warga sini. Kayaknya dia cuma bergaul di situ," ucapnya.

Lena, juga lahir dan besar di wilayah itu, mengaku tidak mengenal Aldi Monyet.

"Tapi untuk kepastiannya itu anak tinggal di mana, saya tidak tahu, karena saya baru lihat juga itu orang," ujarnya.

Lena menuturkan, Aiptu Noval mendatangi lokasi setelah menerima informasi keberadaan Aldi Monyet.

Ia bergerak dari rumah ke masjid, lalu menuju pertigaan lorong di Jl Jalahong Dg Mattutu.

BEGAL DITANGKAP - Meme, foto penangkapan begal sekaligus terduga penembak polisi, Aldi Monyet oleh tim gabungan Resmob Polda Sulsel, tim Jatanras Polrestabes Makassar, dan tim Resmob Polres Pelabuhan, Ahad atau Minggu (4/5/2025). Aldi kabur saat hendak ditangkap di Jl Abu Bakar Lambogo, Makassar, Sulsel, Sabtu (3/5/2025).
BEGAL DITANGKAP - Meme, foto penangkapan begal sekaligus terduga penembak polisi, Aldi Monyet oleh tim gabungan Resmob Polda Sulsel, tim Jatanras Polrestabes Makassar, dan tim Resmob Polres Pelabuhan, Ahad atau Minggu (4/5/2025). Aldi kabur saat hendak ditangkap di Jl Abu Bakar Lambogo, Makassar, Sulsel, Sabtu (3/5/2025). (INSTAGRAM.COM/@TRIBRATA MULTIMEDIA)

Baca juga: Aldi Monyet Buron Usai Lukai Polisi, Diduga Ikut Tertembak

"Dia pergi dengan tangan kosong. Tidak bawa borgol juga. Hanya pakai gamis, songkok, dan sajadah," kata Lena, berdasarkan cerita warga.

Setibanya di lokasi, Aldi Monyet melawan saat hendak ditangkap hingga Aiptu Noval tertembak.

"Jadi waktu ke sana, ada yang lihat pelaku bermalam di ujung, di pertigaan. Pak Noval pergi salat subuh sekalian ke sana karena buronannya," jelasnya.

Lena menyebut, postur tubuh Aldi Monyet lebih besar dari Aiptu Noval, sehingga keduanya sempat bergulat.

"Sempat katanya bergulat, pelaku besar badannya, sementara Pak Noval kecil," ucapnya.

Warga menyaksikan duel itu tak berani melerai karena ada  membawa senjata.

"Setelah kejadian itu baru warga mendekat, langsung dihubungi Pak Binmas dan kemudian polisi setempat," tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi pihak kepolisian terkait penangkapan Aldi Monyet.

Tak Ada Garis Polisi di TKP

Peristiwa penembakan Aiptu Noval terjadi di Jl Jalahong Dg Mattutu, bukan di Jl Abu Bakar Lambogo seperti ramai diberitakan.

Lokasi tepatnya di pertigaan jalan, samping tembok SDN KIP Bara-barayya.

Pantauan Tribun, Senin (5/5/2025), tidak tampak garis polisi di lokasi, baik saat itu maupun sehari sebelumnya.

Kapolsek Makassar Kompol Muhammad Tamrin membenarkan olah TKP telah dilakukan.

"Sudah (olah TKP), tapi yang tangani bukan Polsek, itu ditangani Polrestabes dan Polres Pelabuhan," ujarnya.

Ia juga menyebut belum pernah menerima laporan keributan di lokasi tersebut.

Cerita Warga di Lokasi

Lokasi tertembaknya Aiptu Noval berada di samping tembok SD KIP Bara-barayya I, tepat di pertigaan lorong Jl Jalahong Dg Mattutu, RT 1, RW 1.

Aiptu Noval diduga hendak menangkap Aldi Monyet usai salat subuh.

"Subuh kejadiannya, setelah salat subuh. Saya tidak lihat juga," kata seorang pemuda, Senin (5/5/2025).

Namun upaya itu gagal karena Aldi Monyet melawan. 

Keduanya sempat adu gulat, hingga Aiptu Noval tertembak di dada dan pelaku melarikan diri.

"Sempatji teriak Pak Noval minta oterek (tali), mungkin mau dipakai mengikat," ungkapnya.

Warga menduga Aiptu Noval tidak membawa borgol saat hendak menangkap Aldi Monyet.

Lokasi penangkapan sekitar 200–300 meter dari rumah Aiptu Noval.

"Iye, orang siniji memang ini Pak Noval," tambahnya.

Sosok Aiptu Noval

Aiptu Noval, anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, masih dirawat di RS Bhayangkara.

Ia tertembak saat hendak menangkap Aldi Monyet.

"Kondisinya membaik dan masih dalam ruang perawatan," kata Aipda Adil, Minggu (4/5/2025).

Penelusuran Tribun mengkonfirmasi lokasi penembakan di Jl Jalahong Dg Mattutu, tak jauh dari rumah korban.

"Lokasinya di belokan jalan samping SD," kata warga.

Seorang tetangga menyebut, Aiptu Noval dikenal ramah dan rajin beribadah.

"Kalau pulang dari masjid sering menyapa, lempar senyum," ujarnya.

Warga lainnya mengaku tidak mengenal Aldi Monyet.

Kronologi Penembakan

Peristiwa terjadi Sabtu (3/5/2025) pagi sekitar pukul 05.15 Wita.

Saat itu, Aiptu Noval hendak menangkap pelaku begal DPO.

Namun, pelaku melawan dan Aiptu Noval tertembak di bagian dada.

"Langsung dilarikan ke RS Bhayangkara," kata AKP Andri Kurniawan.

Ia menambahkan, tim gabungan saat ini masih memburu pelaku.

"Kami mengutuk keras aksi kekerasan terhadap aparat yang sedang bertugas," ujarnya.

Senjata api menyebabkan luka belum bisa dipastikan milik siapa. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved