Trans Sulsel
Trayek Baru Trans Sulsel Siap Layani Bandara Luwu - Palopo
Trans Sulsel kembali beroperasi tahun ini. Pemprov Sulsel siapkan trayek baru Bandara Bua Belopa ke Kota Palopo dan lima rute lainnya.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Moda transportasi umum Trans Sulsel sempat beroperasi pada 2024 akan kembali diaktifkan tahun ini.
Trans Sulsel sebelumnya melayani penumpang lintas kabupaten/kota di Sulsel.
Sebelumnya, layanan serupa juga hadir melalui Trans Andalan, diinisiasi Andi Sudirman Sulaiman di awal masa jabatannya sebagai gubernur.
Pada 2025 ini, Trans Sulsel dipastikan akan kembali beroperasi.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Sulsel, Setyawan.
"Iya, akan dibuka lagi Trans Sulsel," kata Setyawan, Minggu (4/5/2025).
Menurut Setyawan, layanan akan mengalami perombakan jalur (rerouting), namun sebagian besar masih melintasi poros utama yang sama.
"Lebih dominan daerah yang sama, seperti Selayar, Maros, Pangkep hingga Barru," jelasnya.
Salah satu rute baru yang diproyeksikan adalah dari Bandara Bua, Belopa, menuju Kota Palopo.
Jalur ini belum pernah dilayani Trans Sulsel sebelumnya dan kini menjadi salah satu opsi prioritas.
Layanan ini diharapkan dapat memudahkan penumpang dari Bandara Bua yang ingin menuju pusat Kota Palopo.
Pemprov Sulsel juga menyiapkan anggaran subsidi awal untuk operasional.
Menurut Setyawan, dukungan anggaran sangat dibutuhkan untuk menarik minat masyarakat.
"Insyaallah ada (subsidi). Artinya, lima sampai enam rute siap dilaksanakan. Butuh penyiapan dokumen," jelasnya.
Dokumen dimaksud berkaitan dengan petunjuk teknis pelaksanaan program hingga dokumen pengadaan.
Setyawan menilai, kehadiran kembali Trans Sulsel penting untuk mendukung mobilitas masyarakat antarwilayah.
"Ini bisa mengurangi kemacetan, menekan penggunaan kendaraan pribadi, dan mengurangi emisi kendaraan," tambahnya.
Trans Sulsel sebelumnya sempat beroperasi dari Juni hingga Desember 2024.
Selama periode tersebut, tercatat sekitar 42.014 penumpang telah dilayani.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman juga pernah menyampaikan bahwa pengembangan transportasi umum mendapat dukungan penuh dari pusat.
"Teman Bus akan dijadikan Trans Sulsel," kata Andi Sudirman saat ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka.
Menurutnya, seluruh koridor layanan yang sempat terhenti akan kembali diaktifkan.
Pemprov Sulsel juga diberi waktu dua tahun untuk mengambil alih operasional Trans Sulsel bersama Pemkot Makassar.
"Kita diberi waktu dua tahun untuk mengambil alih bersama pemerintah kota. Tahun depan, kita akan aktifkan kembali," jelasnya.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu jadwal dan rute pasti layanan Trans Sulsel tahun ini. (*)
| Sejarah Transportasi Bus di Sulawesi Selatan: Dari Cahaya Bone hingga Trans Sulsel |
|
|---|
| Fakta Bus Trans Sulsel, 4 Alami Patah Akibat Muatan Lebih Setelah Disubsidi Rp 16,7 Miliar |
|
|---|
| Trans Sulsel Era Baru: 2 Koridor Gratis, Subsidi Rp16,7 Miliar dari Pemprov |
|
|---|
| Beroperasi Mulai 9 Juli, Rute Bus Trans Sulsel buat Warga Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar |
|
|---|
| Pangkep Dapat 2 Bus Trans Sulsel, Gratis Rute Balocci dan Rammang-Rammang Maros |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Buss98.jpg)