Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Desa Wisata

Bissoloro Dari Desa Petani Perlahan ke Arah Pusat Pendidikan

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) membangun sekolah unggulan di Desa Bissoloro, Kecamatan Bunganya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (20/4)

Editor: Muh Hasim Arfah
Humas Pemkab Gowa
SEKOLAH KKSS -  Bupati Gowa, Sitti Husniah bersama Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) sekaligus Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Unggulan KKSS di Bissoloro, Kecamatan Bungaya, Minggu (20/4/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM- Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) membangun sekolah unggulan di Desa Bissoloro, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (20/4/2025). 

Ketua Umum BPP KKSS sekaligus Menteri Pendidikan, Andi Amran Sulaiman meletakan baru pertama. 

Tak hanya itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina hadir langsung. 

Ada juga dua kepala daerah rising star Pilkada 2024 lalu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Bupati Gowa Husniah Talenrang. 

Amran Sulaiman tampaknya tak main-main untuk membangun sekolah ini. 

Karena langsung tanjap gas 10 hari pasca terpilihnya sebagai ketua KKSS.

"Sekolah ini dibangun dengan swadaya teman-teman KKSS menanam saham. Sejauh ini sudah Rp3,5 miliar dari pembangunan yang diperkirakan membutuhkan Rp6 miliar. Dan target selesai 6 bulan, Ketum (Andi Amran) mau peresmiannya nanti sebelum 20 November 2025,"kata Panitia Pembangunan Sekolah Unggulan KKSS, Ramli Rahim, Minggu (20/4/2025).

"Terakhir kami tegaskan sekolah ini adalah untuk tingkat SMA, ini nantinya gratis," pungkas dia.

Dalam perjalanan kariernya sebagai seorang pejabat negara dan pengusaha, baru kali ini Amran Sulaiman mulai fokus dalam dunia pendidikan. 

Selama ini, Amran banyak berbisnis pertanian dan tambang. 

Jauh sebelumnya, sang adik, Andi Sudirman Sulaiman sudah rajin mengunjungi desa seluas 27,2 kilometer persegi ini. 

Sekadar camping atau rapat informal dengan jajaran pemerintahan Sulsel. 

Sehingga, Bissoloro bukan hal asing bagi keluarga ini. 

Kondisi geografis Bissoloro yang cenderung berbukit sangat cocok untuk tempat belajar. 

Kondisinya cuacanya pun tidak terlalu dingin di musim kemarau atau hujan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved