Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Tak Perlu Lagi ke Makassar, Bupati Uji Nurdin Resmikan Unit Cuci Darah RSUD Anwar Makkatutu.

Fasilitas ini jadi angin segar bagi pasien gagal ginjal yang selama ini menempuh perjalanan jauh ke Makassar hanya untuk menjalani terapi hemodialisis

Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
PERESMIAN HEMODIALISIS - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy atau yang akrab disapa Uji Nurdin, secara resmi meresmikan Unit Dialisis (Cuci Darah) milik RSUD Prof. DR. M. Anwar Makkatutu, Bantaeng, Senin (16/4). Fasilitas ini menjadi angin segar bagi pasien gagal ginjal yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Makassar hanya untuk menjalani terapi hemodialisis. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BANTAENG – Kabar gembira bagi warga Bantaeng dan sekitarnya! Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy atau yang akrab disapa Uji Nurdin, secara resmi meresmikan Unit Dialisis (Cuci Darah) milik RSUD Prof. DR. M. Anwar Makkatutu.

Fasilitas ini menjadi angin segar bagi pasien gagal ginjal yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Makassar hanya untuk menjalani terapi hemodialisis.

“Ini adalah momen bersejarah bagi layanan kesehatan di Bantaeng. Masyarakat kini tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi atau penginapan di Makassar. Ini khususnya sangat membantu warga yang kurang mampu,” ujar Uji Nurdin saat peresmian, Senin (16/4).

Fasilitas yang baru diresmikan ini telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, sehingga pasien yang terdaftar bisa mendapatkan layanan cuci darah secara lebih mudah dan terjangkau.

Saat ini, terdapat empat unit mesin dialisis yang sudah beroperasi dan melayani 25 pasien, termasuk 10 pasien dari daerah tetangga, Jeneponto.

“Ke depan, kami mendorong penambahan unit agar bisa menjangkau lebih banyak pasien dan menghapus daftar tunggu. Targetnya, kami ingin menambah empat mesin lagi sehingga total menjadi delapan,” lanjut Uji Nurdin, yang dikenal sebagai bupati termuda di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Direktur RSUD Prof. DR. M. Anwar Makkatutu, dr. Sultan, M.Kes, mengungkapkan bahwa pasien dari luar daerah juga ikut terbantu berkat hadirnya layanan ini.

“Warga Jeneponto yang selama ini harus ke Makassar, kini bisa menjalani terapi di Bantaeng. Ini penghematan besar bagi mereka,” ujarnya.

Tak hanya Unit Dialisis, RSUD Anwar Makkatutu juga semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan di kawasan selatan Sulsel dengan menghadirkan Unit Kemoterapi sejak akhir 2024.

“Kami satu-satunya rumah sakit di bagian selatan Sulsel yang punya layanan kemoterapi. Ini sangat vital bagi pasien kanker yang membutuhkan pengobatan berkelanjutan tanpa harus bolak-balik ke Makassar,” jelas dr. Sultan.

Dengan inovasi layanan kesehatan yang terus dikembangkan, RSUD Prof. DR. M. Anwar Makkatutu kini menjelma menjadi simbol kemajuan layanan medis di Bantaeng, memberikan harapan dan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat lokal dan sekitarnya.

Tags
Uji Nurdin
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved